Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemerintah Catatkan Hasil Lelang Obligasi Terendah Sepanjang 2022, Penawaran Hanya Rp7,5 Triliun

Total penawaran lelang SBSN yang masuk senilai Rp7,53 triliun untuk enam seri SBSN yang terdiri atas 1 surat perbendaharaan negara syariah (SPN-S) dan lima project based sukuk (PBS)
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 19 April 2022  |  15:22 WIB
Pemerintah Catatkan Hasil Lelang Obligasi Terendah Sepanjang 2022, Penawaran Hanya Rp7,5 Triliun
ilustrasi obligasi
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Lelang surat berharga syariah negara atau sukuk negara pada Selasa (19/4/2022), menghasilkan penawaran masuk senilai Rp7,53 triliun.

Berdasarkan siaran pers Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan (Kemenkeu), pemerintah telah melakukan lelang surat berharga syariah negara (SBSN) atau sukuk negara.

Hasilnya, total penawaran yang masuk senilai Rp7,53 triliun untuk enam seri SBSN yang terdiri atas 1 surat perbendaharaan negara syariah (SPN-S) dan lima project based sukuk (PBS). Jumlah tersebut lebih rendah dibandingkan hasil lelang edisi sebelumnya sebesar Rp18,1 triliun.

Hasil lelang kali ini juga merupakan yang terendah sepanjang tahun 2022.

Hasil lelang menunjukkan penawaran terbanyak masuk untuk seri PBS031 jatuh tempo 15 Juli 2024 dengan total Rp2,67 triliun. Dari jumlah tersebut, pemerintah memenangkan sebanyak Rp1,55 triliun.

Seri selanjutnya yang paling diincar oleh investor yakni PBS029 yang jatuh tempo 15 Maret 2034 dengan total penawaran masuk Rp2,55 triliun. Yield rerata tertimbang yang dimenangkan 6,65 persen dengan jumlah nominal yang dimenangkan Rp0,2 triliun.

Adapun, total nominal yang dimenangkan dari keenam seri yang ditawarkan senilai Rp2,01 triliun.

Berikut hasil lelang sukuk yang dilaksanakan pada Selasa (19/4/2022):

Seri

Jatuh Tempo

Penawaran Masuk

Jumlah Dimenangkan

Yield rata-rata tertimbang yang dimenangkan

SPNS04102022

4 Oktober 2022

Rp0,35 triliun

-

-

PBS031

15 Juli 2024

Rp2,67 triliun

Rp1,55 triliun

4,83%

PBS032

15 Juli 2026

Rp0,33 triliun

Rp0,15 triliun

5,17%

PBS029

15 Maret 2034

Rp2,55 triliun

Rp0,2 triliun

6,65%

 

PBS030

15 Juki 2028

Rp0,37 triliun

 

Rp0,01 triliun

6,05%

PBS033

15 Juni 2047

Rp1,23 triliun

Rp0,1 triliun

6,88%

 

Sebagai tindak lanjut lelang SBSN tanggal 19 April 2022 dan sesuai Peraturan Menteri Keuangan Nomor 195/PMK.08/2020 tentang Lelang Surat Berharga Syariah Negara di Pasar Perdana Domestik, Pemerintah akan melaksanakan lelang SBSN tambahan (Green Shoe Option) pada hari Rabu, 20 April 2022 pada pukul 10.00 WIB.

Adapun seri yang ditawarkan pada lelang sukuk tambahan ini adalah sebagai berikut:

Seri SBSN

Imbalan

WAY

Underying Asset

Tanggal Lelang

Tanggal Setelmen

PBS031

4.00000%

4,83327%

Proyek/kegiatan APBN 2022 dan BMN berupa tanah/bangunan

20 April 2022

21 April 2022

PBS032

4,87500%

5,17866%

Proyek/kegiatan APBN 2022 dan BMN berupa tanah/bangunan

20 April 2022

21 April 2022

PBS030

5,87500%

6,05000%

Proyek/kegiatan APBN 2022 dan BMN berupa tanah/bangunan

20 April 2022

21 April 2022

PBS029

6,37500%

6,65571%

Proyek/kegiatan APBN 2022 dan BMN berupa tanah/bangunan

20 April 2022

21 April 2022

PBS033

6,75000%

6,88546%

Proyek/kegiatan APBN 2022 dan BMN berupa tanah/bangunan

20 April 2022

21 April 2022

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Obligasi sukuk Obligasi Pemerintah lelang sun sbsn
Editor : Hafiyyan
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top