Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bangun 3 Pabrik AMDK Baru, CLEO Kucurkan Dana Rp63 Miliar

PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) atau Tanobel Group akan menambah 3 pabrik baru di luar Jawa dan kanal distribusi.
Iim Fathimah Timorria
Iim Fathimah Timorria - Bisnis.com 30 Maret 2022  |  12:59 WIB
Bangun 3 Pabrik AMDK Baru, CLEO Kucurkan Dana Rp63 Miliar
PT Sariguna Primatirta - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten produsen air minum dalam kemasan, PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) atau Tanobel Group, memastikan akan melanjutkan ekspansi pada 2022 untuk memperkuat distribusi dan penjualan. Perusahaan akan menambah 3 pabrik baru di luar Jawa dan kanal distribusi.

Wakil Direktur Utama Sariguna Primatirta Melisa Patricia mengatakan pembangunan 3 pabrik baru tersebut menyerap investasi sebesar Rp63 miliar. Tahun ini, perusahaan mengalokasikan Rp220 miliar untuk belanja modal atau capex.

Melisa mengatakan 3 pabrik baru tersebut berlokasi di Palembang, Balikpapan, dan Palangkaraya. Selain memperluas jangkauan distribusi, pembukaan pabrik baru juga menjadi upaya CLEO dalam melakukan penghematan biaya pengiriman. Adapun lokasi-lokasi pabrik baru, yakni Sumatra dan Kalimantan, tercatat menyerap biaya pengiriman yang cenderung tinggi.

Melisa juga mengatakan bahwa CLEO melihat wilayah tersebut memiliki letak strategis dan bisa membuat proses distribusi berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.

“Saat ini, untuk pembangunan pabrik baik di wilayah Sumatera dan Kalimantan, yakni Balikpapan, Palangkaraya, dan Palembang sedang dalam proses pembangunan dan nantinya apabila telah rampung, kami akan memproses sertifikasi produk sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI) serta pengesahan Izin Edar (MD),” kata Melisa dalam jawaban tertulis kepada Bisnis, Rabu (30/3/2022).

Seiring dengan ekspansi tersebut, CLEO membidik kenaikan penjualan sampai dua digit atau sekitar 30 persen pada 2022. Hal ini tak lepas dari kinerja positif penjualan sepanjang 2021 yang memperlihatkan tren kenaikan.

Berdasarkan laporan keuangan, CLEO mencatatkan kenaikan penjualan bersih 13,45 persen year on year (yoy), dari Rp972,63 miliar pada 2020 menjadi Rp1,10 triliun sepanjang 2021.

Kenaikan penjualan terjadi di hampir semua segmen, seperti penjualan air dalam kemasan botol yang naik Rp394,08 miliar menjadi Rp463 miliar pada 2021 dan penjualan air nonbotol yang naik dari Rp548,46 miliar menjadi Rp615,70 miliar. Penjualan lain-lain tercatat turun dari Rp30,08 miliar pada 2020 menjadi Rp24,72 miliar pada 2021.

Selain ekspansi dengan menambah 3 pabrik baru tahun ini, CLEO juga menambah 88 cabang distribusi dan 383 mitra secara nasional.

“Saat ini kami masih terus mencari peluang dan terus berusaha mengembangkan produk dengan berbagai inovasi lainnya,” kata Melisa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kinerja Emiten amdk Sariguna Primatirta CLEO
Editor : Hafiyyan
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top