Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

PLN Pasok 80 MVA Listrik Smelter Antam (ANTM) di Halmahera Timur

PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dan PLN bekerja sama memasok listrik sebesar 80 MVA fasilitas pengolahan dan pemurnian feronikel Halmahera Timur di Maluku Utara.
Foto udara aktivitas bongkar muat nikel di areal pabrik milik PT Aneka Tambang Tbk. di Kecamatan Pomalaa, Kolaka, Sulawesi Tenggara, Senin (24/8/2020). PT Aneka Tambang Tbk. (Antam) mencatat pertumbuhan positif kinerja produksi unaudited komoditas feronikel pada periode triwulan ke-2 tahun 2020 sebesar 6.447 ton nikel dalam feronikel (TNi) atau naik sebesar dua persen dibandingkan kuartal sebelumnya. ANTARA FOTO/Jojon
Foto udara aktivitas bongkar muat nikel di areal pabrik milik PT Aneka Tambang Tbk. di Kecamatan Pomalaa, Kolaka, Sulawesi Tenggara, Senin (24/8/2020). PT Aneka Tambang Tbk. (Antam) mencatat pertumbuhan positif kinerja produksi unaudited komoditas feronikel pada periode triwulan ke-2 tahun 2020 sebesar 6.447 ton nikel dalam feronikel (TNi) atau naik sebesar dua persen dibandingkan kuartal sebelumnya. ANTARA FOTO/Jojon

Bisnis.com, JAKARTA – PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam telah menandatangi Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) dengan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero, guna memasok listrik sebesar 80 MVA fasilitas pengolahan dan pemurnian feronikel Halmahera Timur di Maluku Utara.

Darmawan Prasodjo, Direktur Utama PLN, menyatakan melalui PJBTL ini PLN dapat langsung melaksanakan proses pemindahan pembangkit yang idle ke Halmahera Timur agar pasokan listrik segera bisa dilakukan.

“Dalam waktu dekat kami akan segera merelokasi pembangkit untuk bisa dioperasikan di Smelter Feronikel Antam,” ujar Darmawan dikutip dari keterangan pers, Jumat (18/3/2022).

Melalui penandatanganan PJBTL ini, PLN akan melistriki smelter Feronikel selama 30 tahun ke depan. Untuk bisa memenuhi kebutuhan listrik tersebut, PLN akan mendatangkan dua mesin pembangkit dari Sumatera Selatan sebesar 51 MW dan Jambi sebesar 60 MW untuk dibawa ke Halmahera Timur sehingga bisa mengoptimalkan pasokan listrik untuk smelter Antam.

Darmawan bilang, untuk jangka menengah dan jangka panjang, nantinya PLN dan Antam akan bekerja sama untuk membuat pembangkit yang lebih efisien.

“Kita akan bersama menghitung pembangkit apa yang bisa lebih efisien untuk smelter ini. Ini akan kami lakukan bersama. Insya Allah listriknya andal dan efisien,” ujar Darmawan.

Direktur Utama Antam Nicholas Kanter memaparkan, smelter merupakan salah satu proyek strategis nasional untuk mendukung hilirisasi mineral di Indonesia. Dengan dukungan listrik PLN, smelter (feronikel Antam) yang sudah selesai dibangun ini akan segera beroperasi penuh.

“Dengan adanya sinergi bersama PLN, smelter ini akan beroperasi pada 2022 ini,” tandas Niko.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper