Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

IPO Teladan Prima Agro 'Dibayangi' Grup Indika (INDY)

Dua petinggi Teladan Prima Agro yang merupakan orang dekat Grup Indika (INDY) ialah Wishnu Wardhana selaku Direktur Utama, dan Indracahya Basuki sebagai Komisaris Utama.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 17 Maret 2022  |  16:59 WIB
IPO Teladan Prima Agro 'Dibayangi' Grup Indika (INDY)
Potongan gambar situs PT Teladan Prima Agro Tbk., calon emiten CPO di Bursa Efek Indonesia.
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Perusahaan perkebunan CPO PT Teladan Prima Agro Tbk. berencana melantai di Bursa Efek Indoensia (BEI). Ternyata, para petinggi perusahaan merupakan orang lama di pasar modal, karena berpengalaman di emiten PT Indika Energy Tbk. (INDY).

Dua petinggi Teladan Prima Agro yang merupakan orang dekat Grup Indika ialah Wishnu Wardhana selaku Direktur Utama, dan Indracahya Basuki sebagai Komisaris Utama.

Profil Wishnu Wardhana 

Wishnu Wardhana menjabat sebagai Direktur Utama PT Teladan Prima Agro sejak tahun 2021, dan menjabat sebagai Komisaris Utama PT Teladan Prima Agro pada tahun 2016–2021, dan Wakil Komisaris Utama pada 2012–2016.

Wishnu juga bertindak sebagai Komisaris Utama di beberapa anak usaha PT Teladan Prima Agro sejak 2004. Dia menempati sejumlah posisi strategis lainnya yaitu sebagai Direktur Utama PT Teladan Resources sejak tahun 2004, dan PT Teladan Properties sejak tahun 2003.

Nah, Wishnu juga merupakan Komisaris PT Indika Mitra Energy sejak 2005, dan Komisaris Utama PT Mahaka Industri Perdana sejak tahun 2015.

Wishnu Wardhana memiliki pengalaman yang ekstensif di bidang energi dan merupakan sosok yang instrumental dalam membangun salah satu perusahaan energi terbesar di Indonesia yaitu PT Indika Energy Tbk, yang berhasil melakukan Initial Public Offering pada tahun 2008.

Wishnu merupakan sosok pimpinan manajemen PT Indika Energy Tbk dari tahun 2007 hingga tahun 2017. Dia pernah menduduki posisi Komisaris Utama (2016-2017), Direktur Utama (2014-2016), serta Direktur (2007-2014).

Selain itu, Wishnu Wardhana pernah menduduki berbagai posisi lain sebagai Komisaris Utama PT Indika Inti Corpindo (2016), PT Indika Multi Energi (2013-2016), PT Indika Infrastruktur Inventindo (2013-2014), PT Indika Indonesia Resources (2011-2016), serta Wakil Komisaris Utama PT Petrosea Tbk (2013-2014).

Wishnu juga pernah menempati posisi sebagai Komisaris PT Indika Multi Daya Energi (2012-2016), PT Indika Energy Infrastructure (2010-2016), dan sebagai Direktur Utama PT Indika Inti Corpindo (2008-2016).

Dia pernah menjabat sebagai Komisaris PT Santan Batubara (2009-2017), PT Kideco Jaya Agung (2006-2017), PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (2013-2014), PT Tripatra Engineers & Constructors (2012-2014), dan PT Tripatra Engineering (2007-2012).

Wishnu Wardhana juga pernah menjabat sebagai Direktur PT Mahaka Industri Perdana yang pengembangan tambang kalsium oksida 400 MTD di Freeport, Papua (2000-2005).

Wishnu Wardhana berperan aktif di berbagai organisasi bisnis nasional dan internasional. Wishnu Wardhana menduduki posisi sebagai Wali Amanat Dewan Penasehat KADIN (Kamar Dagang dan Industri Indonesia) pada tahun 2015 – 2021.

Sebelumnya, dia pernah menjadi Wakil Direktur Departemen Energi KADIN dari tahun 2010 hingga tahun 2015 dan pernah menjadi kandidat ketua umum KADIN termuda pada tahun 2010.

Wishnu Wardhana juga pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Bidang Lembaga Keuangan Nonbank, Asuransi, dan Pasar Modal (2009-2010) dan menjabat sebagai Sekjen Kamar Dagang RI-AS (2004-2009).

Pada 2012 hingga 2013, Wishnu Wardhana didaulat menjadi Ketua APEC CEO Summit 2013 dan Ketua APEC Advisory Business Council (ABAC) Indonesia berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia No.79M Tahun 2012.

Wishnu Wardhana meraih gelar Bachelor of Arts di bidang Ekonomi dari Pepperdine University, California, Amerika Serikat pada tahun 1993.

Profil Indracahya Basuki

Indracahya Basuki menjabat sebagai Komisaris Utama PT Teladan Prima Agro (TPA) sejak tahun 2021, dan sebelumnya menjabat sebagai Komisaris pada tahun 2012 – 2021. Selain itu, Indra juga menjabat sebagai Komisaris dibeberapa anak usaha PT Teladan Prima Agro sejak tahun 2004.

Indracahya juga menjabat sebagai Direktur PT Teladan Resources sejak tahun 1998, PT Teladan Properties sejak 2005, dan PT Teladan Pusaka sejak 2008.

Indracahya Basuki menduduki posisi lainnya sebagai Komisaris PT Indika Energy Tbk pada tahun 2007 – 2016, kemudian tahun 2018 hingga sekarang.

Selain itu, dia adalah Direktur PT Indika Mitra Enegi sejak 2005. Indra juga pernah menjabat sebagai Komisaris dari PT Tripatra Engineers & Constructors dari tahun 2008 sampai dengan tahun 2012.

Dari riwayat pendidikan, Indra meraih gelar Bachelor of Science di bidang Teknik Mesin dari Columbia University, New York Amerika Serikat pada tahun 1996 dan Master of Business Administration dari Rice University, Houston, Texas, Amerika Serikat pada tahun 2002.

Sementara itu, Teladan Prima Agro menetapkan kisaran harga penawaran umum perdana saham atau IPO di level Rp520-Rp600 untuk masuk ke Bursa Efek Indoensia (BEI).

Dalam prospektus ringkas, Teladan Prima Agro akan melepas sebanyak-banyaknya 2,19 miliar saham dengan nilai nominal Rp100 dalam IPO. Jumlah itu setara 15 persen dari modal dotempatkan dan disetor setelah IPO.

"Harga penawaran IPO Rp520-Rp600," papar manajemen Teladan Prima Agro dalam prospektus, Kamis (17/3/2022).

Oleh karena itu, Teladan Prima Agro sebanyak-banyaknya akan meraup dana IPO Rp1,31 triliun dan sekurang-kurangnya Rp1,14 triliun.

Bersama dengan IPO, Teladan Prima Agro akan melaksanakan program saham untuk manajemen dan karyawan (MESOP) sebanyak-banyaknya 146,22 juta saham.

Penjamin pelaksana emisi efek IPO Teladan Prima Agro ialah PT BNI Sekuritas dan PT CIMB Niaga Sekuritas. Penjamin emisi efek akan ditentukan kemudian.

Berikut rencana jadwal IPO Teladan Prima Agro.

- Perkiraaan masa penawaran awal : 17-25 Maret 2022
- Perkiraan tanggal efektif : 31 Maret 2022
- Perkiraan masa penawaran umum perdana saham : 4-7 April 2022
- Perkiraan tanggal penjatahan : 7 April 2022
- Perkiraan tanggal distribusi saham secara elektronik : 8 April 2022
- Perkiraan tanggal pencatatan di BEI : 11 April 2022.

Berikut struktur manajemen Teladan Prima Agro.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa efek indonesia indika energy ipo profil wishnu wardhana Teladan Prima Agro
Editor : Hafiyyan
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top