Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Masuk Masa IPO, Nanotech (NANO) Tawarkan Rp100 per Saham

PT Nanotech Indonesia Global Tbk. (NANO) memasuki masa IPO dengan melepas sahamnya pada harga Rp100 per lembar .
Karyawan mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menggunakan ponsel di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (6/10/2021). Bisnis/Himawan L Nugraha
Karyawan mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menggunakan ponsel di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (6/10/2021). Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA - Calon emiten sektor industri, PT Nanotech Indonesia Global Tbk. (NANO) memasuki masa penawaran umum atau IPO pada 2 Maret 2022. Perseroan bakal melepas sahamnya dengan harga Rp100 per lembar saham.

Mengutip prospektus perseroan, Rabu (2/3/2022), calon emiten dengan kode NANO itu menawarkan harga penawaran umum sebesar Rp100 atau harga tengah dari periode bookbuilding yang menawarkan antara Rp95--Rp105.

Dengan melepas 1,285 miliar lembar saham atau setara 29,99 persen modal disetor, NANO bakal meraup dana IPO sebesar Rp128,5 miliar.

Selain menerbitkan saham, NANO juga menerbitkan Waran Seri I dengan perbandingan 10:8 atau 10 saham untuk 8 waran dengan harga waran Rp125.

Perseroan menerbitkan sebanyak 1,028 miliar Waran Seri I yang menyertai saham baru perseroan atau sebanyak 34,27 persen dari jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh pada saat pernyataan pendaftaran dalam rangka Penawaran Umum Perdana Saham ini disampaikan.

Waran Seri I diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif bagi para pemegang Saham Baru yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada Tanggal Penjatahan.

Setiap 1 Waran Seri I memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli 1 saham baru Perseroan yang dikeluarkan dalam portepel. Total Hasil Pelaksanaan Waran Seri I sebanyak-banyaknya sebesar Rp128,5 miliar.

Berdasarkan jadwalnya, tanggal penjatahan bakal dilaksanakan pada 8 Maret 2022 dilanjutkan distribusi saham dan waran seri I pada 9 Maret 2022. Selanjutnya, pencatatan saham dan waran seri I pada 10 Maret 2022.

PT Nanotech Indonesia Global Tbk. berdiri sejak 2019 dan bergerak di bidang jasa layanan teknologi riset dan pengembangan, rekayasa material dan nanoteknologi.

Sejak 2019, bisnis perseroan terus menerus mengalami pertumbuhan, pada saat ini, Perseroan telah memiliki layanan riset dan pengembangan (R&D services) dan 3 layanan lainnya untuk tahap implementasinya.

Dalam tahap impelementasi, Perseroan memiliki 5 Strategic Business Unit (SBU) yang fokus untuk mencari solusi untuk pelanggan Perseroan sesuai dengan kebutuhan pelanggan Perseroan di bidangnya masing-masing.

Selain itu, NANO juga memiliki satu entitas, yaitu PT Nano Herbaltama Internasional, yang telah berdiri sejak 2019 yang dapat memproduksi obat herbal, guna mendukung kegiatan usaha Perusahaan Anak Perseroan.

Adapun, penjamin pelaksana emisi efek dan penjamin emisi efek oleh PT UOB Kay Hian Sekuritas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper