Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terbitkan Obligasi, Grup Salim Tamaris Hidro Ancang-ancang IPO?

Emisi obligasi yang dilakukan Tamaris Hidro merupakan salah satu upaya refinancing utang perseroan yang saat ini tercatat sebesar Rp2,3 triliun.
PLTM Segara mulai beroperasi tanggal 05 April 2014 berlokasi di kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat - TamarisHidro.
PLTM Segara mulai beroperasi tanggal 05 April 2014 berlokasi di kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat - TamarisHidro.

Bisnis.com, JAKARTA – Perusahaan pembangkit listrik PT Tamaris Hidro telah menetapkan jumlah dana dan kupon untuk penerbitan obligasi senilai total Rp750 miliar.

Adapun, Tamaris Hidro merupakan perusahaan pembangkit listrik di bawah kendali Grup Salim. Sejumlah perusahaan di bawah naungan grup ini sebelumnya telah melantai di bursa Indonesia seperti PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP), PT Salim Ivomas Pratama Tbk. (SIMP), dan PT Perusahaan Perkebunan London Sumatra Indonesia Tbk. (LSIP).

Penerbitan obligasi ini menimbulkan spekulasi bahwa Tamaris Hidro tengah bersiap menyusul emiten-emiten di bawah Salim Group.

Terkait hal tersebut, Direktur Tamaris Hidro Rachmat Saptaman mengatakan, emisi obligasi yang dilakukan perusahaan merupakan salah satu upaya refinancing utang yang saat ini tercatat sebesar Rp2,3 triliun.

Menurutnya, rencana untuk melakukan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) merupakan salah satu keinginan perusahaan. Meski demikian, ia mengatakan saat ini perusahaan masih memiliki sumber-sumber pendanaan yang cukup optimal dari perbankan maupun nonbank.

Ia menuturkan, Tamaris Hydro masih memiliki kelonggaran plafon pinjaman perbankan sekitar Rp2,4 triliun dari total plafon keseluruhan Rp4,5 triliun.

“Memang [IPO] menjadi salah satu keinginan kami, tetapi untuk mencari dana saat ini tidak harus serta merta melalui IPO. Kami melakukan emisi obligasi ini sebagai salah satu bentuk perkenalan kepada pelaku pasar, nantinya diharapkan semakin membuka alternatif pendanaan lain seperti emisi obligasi kedua, IPO, dan bahkan green bond,” jelasnya katanya dalam Investor Gathering Penawaran umum Obligasi Tamaris Hidro, Kamis (27/1/2022).

Adapun surat utang jenis obligasi konvensional Tamaris Hidro akan diterbitkan dengan jumlah pokok Rp750 miliar yang terdiri atas:

  • Seri A akan ditawarkan dengan tenor 3 tahun, indikasi kupon 5,35 persen – 5,5 persen dan nominal Rp200 miliar.
  • Seri B akan ditawarkan dengan tenor 5 tahun, indikasi kupon 6,25 persen – 6,75 persen dan nominal Rp250 miliar
  • Seri C akan ditawarkan dengan tenor 7 tahun, indikasi kupon 7 persen – 7,75 persen dan nominal Rp300 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper