Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Wapres Ma'ruf Amin Akan Buka Perdagangan Perdana Bursa 2022

Dalam susunan acara Penutupan Perdagangan BEI Tahun 2021, Ma’ruf Amin akan membuka perdagangan sekitar pukul 08.50 WIB, yang kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan sertifikat.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 02 Januari 2022  |  14:46 WIB
Karyawan melintas di dekat papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menggunakan ponsel di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (6/10/2021).  - Bisnis/Himawan L Nugraha
Karyawan melintas di dekat papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menggunakan ponsel di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (6/10/2021). - Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA — Perdagangan Bursa Efek Indonesia periode 2022 akan dibuka pada Senin, 3 Januari 2022, oleh Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin.

Dalam susunan acara Penutupan Perdagangan BEI Tahun 2021, Ma’ruf Amin akan membuka perdagangan sekitar pukul 08.50 WIB, yang kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan sertifikat.

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso dan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dijadwalkan akan menyampaikan laporan sebelum Presiden Jokowi.

"Selanjutnya, Wakil Presiden Ma’ruf Amin akan menyampaikan pidato pukul 09.10-09.30," seperti dikutip dari undangan Bursa Efek Indonesia.

Adapun, pada perdagangan akhir tahun 2021, Kamis (30/12/2021), IHSG parkir pada posisi 6.581,48, turun 0,29 persen atau 19,19 poin. Namun, dalam setahun IHSG naik 10,08 persen. Kapitalisasi pasar BEI terpantau sebesar Rp8.284,87 triliun.

Tercatat, 209 saham menguat, 342 saham melemah dan 130 saham bergerak ditempat. Investor asing tercatat masih membukukan aksi net foreign sell Rp327,53 miliar.

Data dari Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mencatat, sejak akhir tahun 2020 hingga 17 Desember 2021, jumlah Single Investor Identification (SID) investor pasar modal Indonesia tumbuh 89,58 persen menjadi 7,3 juta SID.

Jumlah tersebut merupakan jumlah SID terkonsolidasi yang terdiri dari investor saham, surat utang, reksa dana, surat berharga negara (SBN) dan jenis efek lain yang tercatat di KSEI, dengan komposisi 3,4 juta SID yang memiliki aset saham, 6,7 juta SID memiliki aset reksa dana dan 607.000 SID memiliki aset SBN.

Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper Jordan dalam laporannya memprediksi, IHSG akan dibuka menguat pada Senin besok. Secara teknikal candlestick membentuk lower high dan lower low disertai indikator stochastic yang membentuk deadcross mengindikasikan potensi pelemahan.

Investor masih berfokus mencermati kenaikan kasus covid omicron terutama di AS dan Eropa. Dari dalam negeri terjadi kenaikan kasus namun tidak signifikan. Investor juga akan mencermati data inflasi dari Indonesia.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG bursa efek indonesia Ma'ruf Amin
Editor : Muhammad Khadafi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top