Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PALM Jual Aset Rp502,5 Miliar, Banting Setir Jadi Perusahaan Investasi

Manajemen PALM fokus mengurus proses-proses untuk memindahkan kegiatan usaha PALM menjadi bisnis investasi
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 01 Desember 2021  |  11:05 WIB
Presdir PT Provident Agro Tbk (PALM) Tri Boewono (kedua kiri), bersama Direktur Devin Antonio Ridwan (kiri), Direktur Budianto Purwahjo (kedua kanan) dan Direktur Independen Boyke Antonius Naba berbincang seusai RUPS, di Jakarta, Senin (4/6/2018). - JIBI/Nurul Hidayat
Presdir PT Provident Agro Tbk (PALM) Tri Boewono (kedua kiri), bersama Direktur Devin Antonio Ridwan (kiri), Direktur Budianto Purwahjo (kedua kanan) dan Direktur Independen Boyke Antonius Naba berbincang seusai RUPS, di Jakarta, Senin (4/6/2018). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten Grup Saratoga, PT Provident Agro Tbk. (PALM) tengah menyiapkan perpindahan kegiatan usaha menjadi perusahaan investasi setelah menjual 100 persen saham anak usahanya PT Mutiara Agam (MAG)

Direktur Provident Agro Devin Antonio Ridwan mengatakan, perseroan telah menyelesaikan penjualan seluruh saham yang dimiliki PALM pada PT Mutiara Agam atau MAG dengan harga jual saham sebesar Rp354,49 miliar.

Harga jual saham tersebut berdasarkan nilai perusahaan (Enterprise Value) MAG sebesar Rp502,5 miliar yang terdiri dari komponen harga pembelian saham dan kewajiban pelunasan hutang oleh MAG kepada Perseroan.

Devin mengatakan, setelah penjualan ini rampung, perseroan sedang mempersiapkan proses untuk memenuhi ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Hal ini sehubungan dengan rencana PALM untuk melakukan perubahan kegiatan usaha dari sebelumnya perkebunan.

“Saat ini kami sedang fokus mengurus proses-proses untuk memindahkan kegiatan usaha PALM menjadi bisnis investasi,” jelasnya dalam paparan publik perusahaan, Rabu (1/12/2021).

Devin mengatakan, perpindahan bisnis ini mulai dilakukan sejak beberapa tahun belakangan. Ia menjelaskan, selama 2 tahun ke belakang, dana yang dimiliki PALM diinvestasikan pada sejumlah saham, seperti pada sektor pertambangan.

Ia mengatakan, saat ini perusahaan tengah melakukan studi kelayakan untuk berpindah ke sektor usaha lain. Proses ini umumnya akan berlangsung selama kurang lebih 3 bulan.

PALM akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) untuk meminta persetujuan para pemegang saham terkait perpindahan sektor usaha. Devin mengatakan, proses ini umumnya akan memakan waktu sekitar 2 bulan.

Selanjutnya, perusahaan akan mengajukan permohonan perpindahan kegiatan usaha ini ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI).

“Untuk target konservatifnya, kemungkinan PALM sudah dapat restu dari para pemegang saham pada semester I/2022 mendatang,” katanya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

cpo divestasi saratoga investama sedaya pt provident agro tbk
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top