Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

WEGE Pacu Bisnis Modular Tahun Depan

PT Wika Gedung Tbk. (WEGE) meningkatkan pendapatan dari bisnis modular menjadi 50 persen pada 2022, dari tahun ini sekitar 30 persen.
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 20 November 2021  |  06:21 WIB
Modular Pit Building yang dibangun di arena Pertamina Mandalika Street Circuit - Dok. PT Wika Gedung Tbk.
Modular Pit Building yang dibangun di arena Pertamina Mandalika Street Circuit - Dok. PT Wika Gedung Tbk.

Bisnis.com, MANDALIKA — PT Wika Gedung Tbk. (WEGE) membidik porsi pen­­dapatan lebih besar dari produk modular pada 2022 men­datang, seiring dengan tingginya pertumbuhan pen­dapatan segmen ini.

Direktur Operasi 1 WEGE Bagus Tri Setyana mengatakan porsi pendapatan yang disumbang oleh penjualan produk modular pada tahun ini mencapai 30 persen.

“Saya optimistis porsi pen­dapatan dari produk modular bisa mencapai 50 persen pada 2022. Bisnis utama WEGE memang ma­sih di high rise building, tetapi pertumbuhan modular sa­ngat baik,” ujarnya ketika dite­mui di kawasan sirkuit Man­dalika, Lombok, Jumat (19/11/2021).

Kondisi pandemi masih me­­nekan permintaan high rise building sehingga men­ja­­dikan lini modular ini lebih menonjol. WEGE pun memiliki divisi Research and Development yang sangat aktif berinovasi menghasilkan varian-varian modular yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan industri.

Setelah sukses membangun ru­mah sakit Covid-19 dan Mo­dular Pit Building di sirkuit Man­dalika, dia mengatakan pesanan produk modular terus berdatangan.

Seperti diketahui, WEGE meraih Rekor MURI lantaran mampu menyelesaikan 888 modul modular dalam waktu 21 hari untuk proyek tersebut. Modular itu terbentang sepan­jang 350 meter dengan kapa­sitas 50 garasi.

Beberapa proyek yang akan dieksekusi pada tahun depan, antara lain asrama (dormitory) un­tuk kebutuhan sektor per­­kebunan, pertambangan, hingga pendidikan (pesan­tren).

“Nilai kontraknya lebih dari Rp3 triliun pada 2022.”

Selain itu, WEGE juga telah meneken nota kesepahaman dengan pelaku usaha sektor pariwisata, yaitu Bobobox. Rencananya, WEGE akan mem­bangun hotel dengan menggunakan sistem modular di Surabaya dan Lampung.

“Hotel dengan sistem mo­dular ini sangat efisien. Proses mem­bangunnya cuma butuh satu bulan, setelah itu sudah bisa jualan,” ucap­nya.

Manajer Wika Gedung Divisi I Bobby Parluhutan menga­takan realisi pendapatan dari produk modular pada tahun ini sudah melewati target.

“Target produk modular yang ditetapkan pada 2021 sekitar 1.400 modul modular. Rea­lisasinya mencapai 2.000 modul modular yang diba­­ngun,” jelasnya.

Dirinya optimistis tahun depan WEGE akan mampu menjual 2.400 modul modular.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

konstruksi Kinerja Emiten Wika Gedung sistem modular
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top