Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

IDXTECH Terkoreksi Akibat Emiten Kelas Kakap

Indeks saham sektor teknologi masih cenderung tertekan sepanjang Oktober 2021.
Warga mengakses aplikasi Bukalapak di Jakarta, Kamis (5/8/2021). Bisnis/Fanny Kusumawardhani
Warga mengakses aplikasi Bukalapak di Jakarta, Kamis (5/8/2021). Bisnis/Fanny Kusumawardhani

Bisnis.com, JAKARTA – IDXTECH terus mengalami pelemahan sejak memasuki Oktober 2021 akibat ditekan oleh emiten kelas kakap.

Sepanjang Oktober, sektor khusus emiten teknologi itu turun 5,21 persen atau terkoreksi 491,62 poin selama 21 hari berjalan. Saat ini posisi IDXTECH berada di level 8.951 sedangkan akhir September berada di posisi 9.442.

Penurunan sektor saham khusus teknologi itu disebabkan oleh koreksi yang terjadi pada emiten kelas kakap. Emiten yang memimpin penekanan adalah PT Bukalapak.com Tbk. (BUKA) sebesar 19,77 persen.

Lalu PT Digital Mediatama Maxima Tbk. (DMMX) sebesar 17,20 persen dan PT Elang Mahkota Teknologi Tbk. (EMTK) 2,59 persen. Dari 23 konstituen yang mengisi sektor tersebut 12 diantaranya mengalami koreksi dan tiga terpantau stagnan.

Adapun emiten yang memimpin sektor adalah PT DCI Indonesia Tbk. (DCII) dengan pertumbuhan 2,40 persen. Selain itu, PT Metrodata Electronics Tbk. (MTDL) sebesar 11,38 persen dan PT Zyrexindo Mandiri Buana 14,42 persen.

Sebelumnya Presiden Bukalapak.com Teddy Oetomo mengatakan telah terjadi rotasi portofolio yang dilakukan oleh investor di pasar modal. Menurutnya investor tenga memindahkan modal dari sektor teknologi ke sektor komoditas.

“Ada rotasi portofolio, tadinya [eksposur disana] kurang sekarang mereka pindah kesana. Hal ini terjadi bukan hanya di Bukalapak tapi juga perusaahan [teknologi] lain. Global tren juga menunjukkan hal yang sama,” katanya.

Meski demikian, Teddy mengaku tidak ambil pusing akan hal tersebut. Sebab fokus utama perseroan adalah meningkatkan kinerja dan melakukan ekspansi ke seluruh Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Pandu Gumilar
Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper