Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bos Waskita Sebut Kasus Evergrande Bikin Harga Material Naik

Dampak gagal bayar Evergrande membuat harga material yang diimpor dari China, seperti besi, meningkat harganya.
Annisa Saumi
Annisa Saumi - Bisnis.com 11 Oktober 2021  |  11:31 WIB
Bos Waskita Sebut Kasus Evergrande Bikin Harga Material Naik
Gedung Waskita Heritage. Gedung ini merupakan kantor pusat PT Waskita Karya (Persero) Tbk, terletak di Jalan M.T Haryono, Jakarta. - istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Kondisi gagal bayar raksasa properti China, Evergrande, menjadi perhatian emiten konstruksi dalam negeri, PT Waskita Karya (Persero) Tbk. (WSKT).

Direktur Utama Waskita Karya Destiawan Soewardjono mengatakan, secara langsung, dampak gagal bayar Evergrande memang belum terasa bagi perseroan.

"Tapi, sebagian dari kondisi ini menyebabkan harga material meningkat cukup signifikan, sebagai contoh material besi," kata Destiawan, dikutip Senin (11/10/2021).

Destiawan memperkirakan, peningkatan harga material ini bisa berdampak ke material lainnya. Khususnya, material yang diimpor dari China dan material dengan bahan dasar yang berasal dari Negeri Tirai Bambu itu.

"Sedikit demi sedikit akan mulai terasa efeknya. Mudahan ini bisa teratasi dan bisnis konstruksi di Indonesia bisa berjalan baik," ucapnya.

Sementara, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Waskita Karya Taufik Hendra Kusuma menuturkan, Evergrande bukan hanya menjadi perhatian WSKT, tetapi, juga emiten secara umum dan negara terdekat yang banyak berhubungan dengan China.

Taufik melihat, kasus Evergrande tidak hanya akan berdampak buruk bagi perseroan, tetapi, juga memberikan dampak positif.

"Kami melihat efek Evergrande ini akan cukup positif bagi investor, karena dengan adanya kasus Evergrande, aliran dana itu akan tertarik keluar dari beberapa titik di sana," ujarnya.

Keluarnya dana dari China diharapkan membawa keuntungan bagi WSKT. Taufik berharap dana asing yang keluar dari China, bisa menjadi sumber perolehan investasi yang akan dilakukan WSKT dalam bentuk rights issue di kuartal ini.

"Ini kesempatan terjadinya perpindahan portofolio investasi dari investor," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

BUMN waskita karya Kinerja Emiten Evergrande
Editor : Hafiyyan
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top