Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Waskita Precast (WSBP) Mau Jual 3 Pabrik Senilai Rp709 Miliar

WSBP akan menjual 3 aset pabrik beton pracetak yang ada di Klaten, CIbitung, dan Karawang.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 11 Oktober 2021  |  08:54 WIB
Beton tetrapod buatan PT Waskita Beton Precast Tbk. Beton tersebut digunakan untuk proyek pengaman pantai di Singapura. - waskitabeton
Beton tetrapod buatan PT Waskita Beton Precast Tbk. Beton tersebut digunakan untuk proyek pengaman pantai di Singapura. - waskitabeton

Bisnis.com, JAKARTA - Entitas anak BUMN produsen beton, PT Waskita Beton Precast Tbk. (WSBP), akan melakukan divestasi 3 pabrik betonnya dengan nilai mencapai Rp709 miliar. Pelepasan 3 pabrik ini akan dilaksanakan melalui penawaran tender pada Rabu, 3 November 2021.

Mengutip keterbukaan informasi yang dipublikasikan di Harian Bisnis Indonesia, Senin (11/10/2021), emiten bersandi WSBP tersebut akan menjual 3 pabrik beton pracetak yang ada di Klaten, CIbitung, dan Karawang.

"Pabrik beton yang ditawarkan masih beroperasi. Penjualan pabrik beton pracetak akan mencakup penjualan atas tanah dan bangunan pabrik beton pracetak, bangunan pendukung, serta mesin, dan peralatan produksi," urai keterbukaan tersebut.

Lebih lanjut, harga indikasi yang diberlakukan yakni Pabrik di Klaten senilai Rp176,5 miliar, Pabrik di Cibitung Rp115 miliar, dan Pabrik di Karawang sebesar Rp417,5 miliar. Dengan demikian, total harga indikasi ketiganya mencapai Rp709 miliar.

Peminat terangnya dapat mengajukan penawaran atas satu atau beberapa aset yang ditawarkan secara sekaligus. Jadwal penjelasannya yakni pada Rabu, 3 November 2021 pukul 09.00--12.00 WIB melalui agenda virtual.

Biaya pendaftarannya senilai Rp1 juta dengan persyaratan yang dikirimkan paling lambat 29 Oktober 2021 pukul 17.00 WIB.

Sebelumnya, WSBP menegaskan bakal terus mendukung proyek yang dijalankan induk usaha yaitu PT Waskita Karya (Persero) Tbk. di tengah-tengah kepungan permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) dari para vendor.

Direktur Utama Waskita Beton Precast Cholis Prihanto mengatakan perseroan berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia sekaligus memperbaiki kinerja keuangan dan operasional.

Dia menunjukkan komitmen itu dilakukan lewat menyuplai produk beton precast dan readymix serta pengerjaan proyek konstruksi seperti jalan tol, bandara, jembatan, gedung, dan proyek lainnya.

“Perusahaan siap untuk mendukung penyelesaian proyek-proyek yang juga merupakan proyek investasi PT Waskita Karya (Persero) Tbk.,” tulis Cholis dalam siaran pers, Kamis (30/9/2021).

Adapun beberapa proyek yang disinggung Cholis a.l. proyek tol Transjawa dan Sumatera, seperti ruas tol Bekasi – Cawang – Kampung Melayu, tol Cimanggis – Cibitung, tol Ciawi – Sukabumi, Tol Krian – Legundi – Bunder – Manyar, dan tol Kayu Agung – Palembang – Betung.

Dari proyek-proyek tersebut, lanjut Cholis, emiten dengan kode saham WSBP berpotensi memeroleh nilai kontrak baru yang diharapkan dapat meningkatkan kinerja keuangan dan operasional setelah tertekan sejak pandemi.

Adapun, produk precast dan readymix yang diproduksi WSBP dihasilkan dari unit operasional Plant dan Batching Plant yang lokasinya tersebar di berbagai wilayah.

“Dengan keunggulan ini, kami yakin masih dipercaya untuk bisa mendukung proyek-proyek tersebut sehingga kinerja keuangan dan operasional WSBP akan segera mengalami pemulihan,” papar Cholis.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

BUMN divestasi Kinerja Emiten waskita beton precast
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top