Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jelang Rilis Data Tenaga Kerja AS, Reli Dolar Terhenti

Sebagian besar pasangan mata uang utama bertahan pada kisaran yang wajar dan para pedagang enggan memasang taruhan besar sebelum data ketenagakerjaan dirilis.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 08 Oktober 2021  |  07:02 WIB
Jelang Rilis Data Tenaga Kerja AS, Reli Dolar Terhenti
Seorang karyawan menghitung dolar AS di kantor penukaran uang di Kairo tengah, Mesir, 20 Maret 2019. - REUTERS / Mohamed Abd El Ghany
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Nilai tukar dolar AS stabil terhadap beberapa mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Kamis (7/10/2021) atau sehari sebelum rilis data pasar tenaga kerja AS yang dapat memberikan petunjuk tentang kapan langkah Federal Reserve selanjutnya.

Sebagian besar pasangan mata uang utama bertahan pada kisaran yang wajar dan para pedagang enggan memasang taruhan besar sebelum data ketenagakerjaan dirilis.

Dilansir Antara pada Jumat (8/10/2021), Analis Senior Caxton di London Michael Brown mengatakan menjelang data penggajian non-pertanian (NFP) yang agak khusus telah mengambil alih pasar.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap sekeranjang enam mata uang saingannya tidak berubah, diperdagangkan pada 94,199, tidak jauh dari tertinggi satu tahun di 94,504 yang disentuh minggu lalu.

"Saya pikir dolar mungkin akan berkisar seperti ini sampai laporan pekerjaan keluar, meskipun demikian setiap pelemahan dolar AS akan memudar mengingat bagaimana tapering pada November terlihat hampir pasti," kata Brown.

Federal Reserve mengatakan kemungkinan akan mulai mengurangi pembelian obligasi bulanannya segera setelah November dan kemudian menindaklanjuti dengan kenaikan suku bunga, ketika peralihan kebijakan krisis pandemi bank sentral AS mendapatkan momentum.

Jejak pendapa Reuters menunjukkan data penggajian non-pertanian pada Jumat waktu setempat diperkirakan mengalami peningkatan berkelanjutan di pasar tenaga kerja, dengan perkiraan 455.000 pekerjaan ditambahkan pada September.

"Pasar tenaga kerja AS yang terus membaik dan pertumbuhan ekonomi AS yang solid akan memberi Federal Reserve lampu hijau untuk mulai membatasi program pelonggaran kuantitatifnya," kata Kepala Investasi UBS Global Wealth Management, Mark Haefele.

Dalam seminggu setelah data, dolar cenderung membalikkan sebagian besar keuntungan atau kerugian yang telah terjadi sejak hari rilis NFP, ahli strategi valas mengatakan dalam laporan BofA Global Research pada Kamis (7/10/2021).

Jumlah orang Amerika yang mengajukan klaim baru untuk tunjangan pengangguran turun minggu lalu, tetapi PHK meningkat dari level terendah 24 tahun pada September, sebagian karena rumah sakit memecat staf yang tidak divaksinasi dan kurangnya pekerja memaksa penutupan fasilitas.

Sterling menguat 0,3 persen pada Kamis (7/10/2021) karena sentimen risiko global sedikit membaik dan analis mengatakan prospek kenaikan suku bunga bank sentral Inggris (Bank of England) mengurangi beberapa potensi penurunan mata uang.

Di pasar mata uang digital, Bitcoin, uang kripto terbesar di dunia berdasarkan nilai pasarnya, turun dari level tertinggi hampir lima bulan di US$55.800 yang disentuh pada Rabu (6/10/2021), terakhir diperdagangkan di sekitar US$54.040,48.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

nilai tukar dolar as ekonomi as Kebijakan The Fed

Sumber : Antara

Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top