Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Perluas Penawaran Produk, Pinnacle Investama Aktif Gaet Mitra APERD Digital

Hingga saat ini, Pinnacle telah bekerja sama dengan 12 mitra APERD digital.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 30 September 2021  |  06:53 WIB
Perluas Penawaran Produk, Pinnacle Investama Aktif Gaet Mitra APERD Digital
President dan CEO PT Pinnacle Persada Investama Guntur Putra (tengah) memberikan penjelasan pada konferensi pers peluncuran Pinnacle FTSE Indonesia ETF (XPFT), di Jakarta, Senin (10/9/2018). - JIBI/Dedi Gunawan
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Pinnacle Persada Investama terus berupaya menambah mitra Agen Penjual Reksa Dana atau APERD digital seiring dengan prospeknya yang positif.

Direktur Utama Pinnacle Persada Investama Guntur Putra mengatakan, pada tahun ini pihaknya telah menjalin kerja sama dengan 3 mitra APERD digital terbaru, yakni Motion Trade milik MNC, Smard, dan Pluang. Dengan demikian, saat ini Pinnacle telah bekerja sama dengan 12 mitra APERD digital.

Secara rinci, mitra-mitra APERD Pinncale adalah, IPOT, Bareksa, Ajaib, Bibit, Tanamduit, Moduit, Motion Trade milik MNC, MaxFund milik Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Trima milik Trimegah Sekuritas, Kelola, dan Smard.

“Ada beberapa calon mitra APERD digital yang masih kami review dan kaji untuk potensi ditambahkan menjadi mitra kami sampai akhir tahun ini,” katanya saat dihubungi pada Kamis (29/9/2021).

Guntur melanjutkan minat investor untuk membeli reksa dana dari APERD masih cukup positif. Ia meyakini kontribusi penjualan APERD akan terus tumbuh dari tahun ke tahun seiring dengan era digital yang semakin mempermudah transaksi pembelian reksa dana.

Ia menjelaskan, kontribusi penjualan reksa dana milik Pinnacle dari APERD pada tahun lalu berada di bawah 20 persen dibandingkan penjualan konvensional. Guntur memprediksi, jumlah penjualan reksa dana secara konvensional masih tetap mendominasi transaksi di Pinnacle pada tahun ini, dengan prediksi di atas 80 persen dari total penjualan.

“Dari sisi jumlah investor mungkin kontribusinya masih low double digit. Tetapi, dari sisi dana kelolaan masih dibawah 10 persen dan ini total kumulatif dari semua APERD,” katanya.

Adapun, untuk terus meningkatkan penjualan reksa dananya, Guntur mengatakan pihaknya mengutamakan transparansi di seluruh produk yang dimiliki Pinnacle. Menurutnya, hal ini penting karena industri manajer investasi amat bergantung pada kepercayaan investor dan masyarakat.

Selain itu, upaya tersebut juga ditambah dengan inovasi produk-produk pilihan dan strategi investasi yang dinamis.

“Kinerja produk reksa dana kami juga cukup solid sehingga kami terus dapat meningkatkan penjualan baik direct maupun melalui jalur distribusi kami walaupun di tengah kondisi market yang fluktuatif,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

reksa dana pinnacle
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top