Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

RS Royal Prima (PRIM) Catat Lonjakan Signifikan Laba pada Semester I/2021

Laba bersih Royal Prima meningkat 26,59 kali lipat menjadi Rp63,14 miliar pada semester I/2021.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 30 September 2021  |  19:08 WIB
RS Royal Prima (PRIM) Catat Lonjakan Signifikan Laba pada Semester I/2021
Direktur PT Royal Prima Tbk. (PRIM) Mok Siu Pen mengungkapkan perseroan siap mengakuisisi 4 rumah sakit pada tahun ini, Selasa (15/5). - Bisnis/Novita Sari Simamora
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten rumah sakit, PT Royal Prima Tbk. (PRIM) mencatat kinerja ciamik sepanjang semester I/2021. Pendapatan dan laba bersih perseroan melejit.

Berdasarkan laporan keuangan PRIM per 30 Juni 2021 yang dikutip Kamis (30/9/2021), pendapatan pada semester I/2021 sebesar Rp283,23 miliar naik 241,9 persen dibandingkan dengan periode yang sama sebelumnya Rp82,84 miliar.

Beban pokok pendapatan turut meningkat menjadi Rp177,73 miliar pada semester I/2021 naik dari posisi tahun lalu Rp55,8 miliar pada semester I/2020. Adapun, laba kotor pun turut meningkat Rp105,5 miliar dari posisi Rp27,03 miliar.

Beban administrasi juga meningkat menjadi Rp33,33 miliar dari posisi Rp23,47 miliar. Laba sebelum pajak pun meningkat menjadi Rp77,46 miliar pada semester I/2021 dari Rp3,72 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Dengan demikian, laba bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk meningkat 26,59 kali lipat menjadi Rp63,14 miliar pada semester I/2021 dibandingkan dengan Rp2,28 miliar pada semester I/2020.

Di sisi lain, liabilitas perseroan meningkat cukup tajam pada 6 bulan pertama 2021 menjadi Rp180,39 miliar naik 195,97 persen dari posisi akhir tahun lalu sebesar Rp60,95 miliar.

Dengan rincian, total liabilitas jangka panjang naik menjadi Rp8,34 miliar dari posisi Rp8,35 miliar, sementara total liabilitas jangka pendek naik menjadi Rp172,04 miliar dari Rp52,6 miliar.

Adapun, total ekuitas turun menjadi Rp952,81 miliar pada semester I/2021 dibandingkan dengan Rp889,35 miliar pada 6 bulan pertama tahun lalu.

Total aset PRIM naik menjadi Rp1,13 triliun pada semester I/2021 dibandingkan dengan Rp950,3 miliar pada akhir tahun lalu.

Rinciannya, total aset lancar meningkat tajam menjadi Rp414,83 miliar dari Rp137,39 miliar, sementara total aset tidak lancar turun menjadi Rp718,37 miliar dari Rp812,91 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kinerja Emiten Emiten Rumah Sakit
Editor : Farid Firdaus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top