Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Harga Aluminium Melonjak 40 Persen, Antam (ANTM) Manfaatkan Momentum

Antam berupaya meningkatkan penjualan produk bauksit dan alumina seiring dengan meningkatnya harga aluminium.
Yuliana Hema
Yuliana Hema - Bisnis.com 09 September 2021  |  20:55 WIB
Produksi aluminium ingot di PT Inalum Kuala Tanjung Kabupaten Batubara, Sumatra Utara, Selasa (2/8). - Antara/Septianda Perdana
Produksi aluminium ingot di PT Inalum Kuala Tanjung Kabupaten Batubara, Sumatra Utara, Selasa (2/8). - Antara/Septianda Perdana

Bisnis.com, JAKARTA – PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) mengungkapkan strateginya untuk memanfaatkan momentum penguatan harga aluminium di tengah kudeta di Guinea.

Pada Kamis (9/9/2021) pukul 20.45 WIB, harga aluminium di LME berada di level US$2.826 per ton. Harga sudah meningkat 40,87 persen dari akhir tahun 2020 di level US$2.006 per ton.

Guinea merupakan negara produsen utama mineral bauksit yang menjadi salah satu komponen utama dalam pembuatan aluminium. Sebagai salah satu perusahaan yang memproduksi bauksit, bahan baku aluminium, Antam berupaya untuk memanfaatkan momentum ini.

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Antam Anton Herdianto menjelaskan Antam akan berusaha untuk mendapatkan kontrak lebih banyak penjualan bauksit dan alumina.

Dia menjelaskan berkaca dari penjualan, penjualan perseroan terbagi menjadi dua jenis yakni kontrak ekspor dan jangka panjang.

"Kita tentunya akan maksimalkan untuk dapat kontrak yang lebih baik, dari sisi penjualan ada yang bersifat contract export dan long term, mungkin yang export ini bisa menikmati kenaikan harga," paparnya dalam konferensi pers, Kamis (9/9/2021).

Sementara itu, Anton menjelaskan ekspor bauksit Antam saat ini sangat terbatas karena adanya kebijakan izin ekspor bauksit hanya sampai 2023.

Selain ekspor, Anton menjelaskan saat ini hasil produksi bauksit Antam dijual ke anak perusahaannya yang digunakan untuk mengolah alumina.

Hingga semester I/2021, Antam mencatatkan volume produksi bauksit tercatat sebesar 1,09 juta wmt meningkat 36 persen dari periode yang sama tahun lalu.

Penjualan bauksit tercatat sebesar 587.000 wmt pada semester I/2021, meningkat 4 persen dibandingkan dengan semester I/2020.

Sementara itu, sampai akhir 2021 Antam mengincar penjualan emas di antara 18,5 ton-19 ton, 8,4 juta wet metric ton (wmt) bijih nikel, dan sekitar 25.000 ton nikel dalam feronikel (TNi)

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

antam bauksit Kinerja Emiten aluminium
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top