Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

AKRA Raup Pendapatan Rp442 miliar dari KEK JIIPE Gresik

AKRA memeroleh pendapatan dari JIIPE Gresik senlai Rp442 miliar pada enam bulan pertama ini.
Annisa Saumi
Annisa Saumi - Bisnis.com 08 September 2021  |  12:04 WIB
AKRA Raup Pendapatan Rp442 miliar dari KEK JIIPE Gresik
Presiden Direktur PT AKR Corporindo Tbk Haryanto Adikoesomo - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - PT AKR Corporindo Tbk. (AKRA) menyampaikan telah mengantongi pendapatan senilai Rp442 miliar dari kawasan ekonomi khusus (KEK) Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE) Gresik, Jawa Timur.

Presiden Direktur AKR Corporindo Haryanto Adikoesoemo mengatakan, perusahaan memeroleh pendapatan dari JIIPE Gresik senlai Rp442 miliar pada enam bulan pertama ini. Pendapatan tersebut terdiri dari pendapatan penjualan lahan senilai Rp366 miliar, sewa lahan Rp59 miliar, dan utilitas Rp16 miliar.

"Kami percaya ke depan, peningkatan kontribusi dari JIIPE akan semakin signifikan," kata Haryanto, dalam Public Expose Live 2021, Rabu (8/9/2021).

Menurut Haryanto, ada tiga faktor penting yang akan mendorong penjualan tanah di JIIPE. Pertama, Indonesia memasuki siklus investasi manufaktur dengan permintaan lahan di kawasan industri akan meningkat.

Kedua, JIIPE merupakan kawasan industri yang mencanangkan menjadi kawasan industri 4.0. AKRA akan memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan daya saing kawasan ini.

Faktor pendorong ketiga, menurutnya datang dari Freeport Indonesia yang telah memberikan konfirmasi akan membangun smelter tembaga dan emas di JIIPE pada Oktober dan rencananya akan selesai pada 2023 atau awal 2024.

"Kami percaya dengan adanya smelter tembaga, ini akan memberikan ekosistem untuk industri hilir lainnya masuk ke dalam JIIPE," ujar dia.

Sementara itu, Direktur AKRA Suresh Vembu mengatakan pihaknya menargetkan penjualan 30 hektar (ha) hingga 35 ha lahan di JIIPE tahun ini. Hingga semester I/2021, Vembu mengatakan perseroan telah menjual 14 ha lahan di JIIPE.

Vembu optimistis target penjualan lahan di JIIPE tahun ini bisa tercapai. Pasalnya, status JIIPE yang masuk sebagai KEK industri dan manufaktur bisa menjadi pendorong penjualan ini.

"Kami pasarkan ke luar negeri juga. Hasilnya dari marketing kami sangat bagus, kami lihat ada beberapa customer yang minat di JIIPE," ucapnya.

Sebagai informasi, JIIPE memiliki total area 3.000 hektar, yang terdiri dari kawasan industri, pelabuhan umum multifungsi, dan hunian berkonsep kota mandiri.

Kawasan industri JIIPE seluas 1.761 ha dengan fasilitas pelabuhan laut dalam seluas 400 ha, dan hunian dengan konsep kota mandiri di areal 800 ha, adalah proyek kerjasama pemerintah swasta, antara Pelabuhan Indonesia III melalui anak perusahaannya PT Berlian Jasa Terminal Indonesia yang dikenal sebagai BJTI Port, dengan PT Aneka Kimia Raya Corporindo melalui anak perusahaannya PT Usaha Era Pratama Nusantara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jiipe Kinerja Emiten kek akr corporindo
Editor : Hafiyyan
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top