Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Gurih! Laba dan Pendapatan Produsen Prochiz (KEJU) Naik Dobel Digit

Penjualan untuk pihak berelasi lokal melambung ribuan persen menjadi Rp157,33 miliar per akhir semester I/2021 dari sebelumnya Rp10,23 miliar.
Beberapa portofolio produk keju merek Prochiz yang diproduksi oleh PT Mulia Boga Raya Tbk. (KEJU) - prochiz.com
Beberapa portofolio produk keju merek Prochiz yang diproduksi oleh PT Mulia Boga Raya Tbk. (KEJU) - prochiz.com

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten produsen keju PT Mulia Boga Raya Tbk. membukukan kenaikan pendapatan dan laba sebanyak dobel digit selama paruh pertama tahun ini.

Berdasarkan laporan keuangan per 30 Juni 2021, dikutip Jumat (6/8/2021),  emiten dengan kode saham KEJU ini mencatatkan penjualan neto senilai Rp501,65 miliar. Realisasi itu naik 16,81 persen dari periode yang sama tahun lalu senilai Rp429,45 miliar.

Selanjutnya laa periode berjalan pun meningkat 26,16 persen menjadi Rp72,04 miliar pada akhir semester I/2021 dari sebelumnya Rp57,10 miliar pada semester I/2020.

Dilihat dari jenis produk, penjualan keju blok menanjak 17,02 persen secara tahunan menjadi Rp436,96 miliar hingga akhir Juni 2021. Adapun, keju blok masih menjadi produk andalan perseroan yang menyumbang pendapatan terbesar.

Selanjutnya penjualan keju lembaran tumbuh 16,57 persen menjadi Rp58,16 miliar dan penjualan lain-lain tumbuh 5,83 persen menjadi Rp6,53 miliar.

Sedangkan berdasarkan tujuannya, penjualan untuk pihak berelasi lokal melambung ribuan persen menjadi Rp157,33 miliar per akhir semester I/2021 dari sebelumnya Rp10,23 miliar. Adapun, penjualan neto untuk pihak berelasi ini terdiri dari PT Sinarniaga Sejahtera dan PT Prima Cahaya Luhur.

Namun, pengiriman untuk pihak ketiga lokal masih lebih tinggi walau terkoreksi 24,99 persen menjadi Rp307,04 miliar. 

Tercatat pengiriman untuk pihak ketiga ekspor menanjak 278,09 persen menjadi Rp37,28 miliar.

Dari sisi total aset, KEJU mencatatkan total aset senilai Rp703,19 miliar per Juni 2021 atau tumbuh 4,20 persen dari posisi pada akhir 2020 senilai Rp674,80 miliar. Ekuitas tercatat senilai Rp513,51 miliar dan liabilitas senilai Rp189,68 miliar.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Dwi Nicken Tari
Editor : Farid Firdaus
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper