Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Kekhawatiran Permintaan Membayangi, Minyak Mentah Lanjutkan Pelemahan

West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman September 2021 melemah 0,33 persen atau 0,23 poin ke level US$70,33 per barel di New York Mercantile Exchange hingga 07.19 WIB.
Tangki penyimpanan minyak di California, Amerika Serikat/Bloomberg-David Paul Morris
Tangki penyimpanan minyak di California, Amerika Serikat/Bloomberg-David Paul Morris

Bisnis.com, JAKARTA – Harga minyak mentah melanjutkan pelemahannya pada perdagangan hari ini, Rabu (4/8/2021), melanjutkan pelemahan sesi sebelumnya.

Berdasarkan data Bloomberg, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman September 2021 melemah 0,33 persen atau 0,23 poin ke level US$70,33 per barel di New York Mercantile Exchange hingga 07.19 WIB.

Sementara itu, minyak mentah Brent untuk kontrak Oktober 2021 terpantau melemah 0,19 persen atau 0,14 poin ke US$72,27 per barel di ICE Futures Exchange, London.

Harga minyak mentah sebelumnya melemah pada Selasa karena kekhawatiran atas penurunan permintaan di tengah kebangkitan infeksi Covid-19 yang terus membebani pasar.

Pergerakan harga tersebut mengikuti penurunan harga yang besar di pasar minyak mentah setelah WTI dan Brent masing-masing turun 3,6 persen dan 3,3 persen, pada hari Senin.

Analis energi Commerzbank Research Barbara Lambrecht mengatakan pasar minyak terus mengalami tarik-menarik sentimen antara pasokan yang ketat dan penurunan permintaan.

"Pendulum berayun kembali ke kekhawatiran permintaan kemarin. Ini kemungkinan salah langkah beberapa investor yang bertaruh pada kenaikan harga, mendorong mereka untuk menjual," ungkap Labrecht, dilansir dari Antara, Rabu (4/8/2021).

Pelaku pasar juga menunggu data stok minyak mentah AS karena Badan Informasi Energi (EIA) akan merilis laporan status minyak mingguan pada hari Rabu.

Analis yang disurvei oleh S&P Global Platts memperkirakan publikasi EIA menunjukkan penurunan 4 juta barel sepanjang pekan lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper