Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Produsen Tepung Rose Brand (BUDI) bagi Dividen Rp27 Miliar, Catat Jadwalnya!

Entitas Grup Sungai Budi, PT Budi Starch & Sweetener Tbk. (BUDI) bakal membagikan dividen sebesar Rp26,99 miliar untuk tahun buku 2020.
Pandu Gumilar
Pandu Gumilar - Bisnis.com 03 Agustus 2021  |  18:12 WIB
Produk tepung tapioka PT budi Starch Sweetener. - budistarchsweetener.com
Produk tepung tapioka PT budi Starch Sweetener. - budistarchsweetener.com

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten produsen tepung tapioka, PT Budi Starch & Sweetener Tbk. (BUDI) bakal membagikan dividen sebesar Rp26,99 miliar untuk tahun buku 2020.

Dalam RUPS semua pihak sepakat agar BUDI membagikan dividen sebesar Rp26,99 miliar. Adapun per lembar saham akan menerima dividen senilai Rp6. Dengan demikian dividen pay ratio (DPR) yang dikeluarkan sebesar 43 persen dari total Rp13,8 per saham.

Selain itu para pemegang saham juga menerima dana sebesar Rp500 juta ditetapkan sebagai dana cadangan. Sisa dari laba bersih Perseroan setelah dikurangi dana cadangan akan dimanfaatkan untuk kegiatan operasional perseroan.

Berikut jadwal pembagian dividen BUDI.

Cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi: 9 Agustus 2021

Ex dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi: 11 Agustus 2021

Cum dividen di pasar tunai: 12 Agustus 2021

Recording date: 12 Agustus 2021

Ex dividen di pasar tunai: 13 Agustus 2021

Pembayaran dividen: 2 September 2021

Tahun lalu, BUDI memperoleh laba bersih Rp62,49 miliar naik tipis dibandingkan dengan periode sebelumnya Rp61,22 miliar. Adapun pendapatan usaha justru mengalami penurunan dari posisi Rp3 triliun menjadi Rp2,72 triliun.

Sementara memasuki kuartal I/2021, BUDI mencatatkan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp29 miliar. Perolehan itu melejit 333 persen dibandingkan dengan perolehan kuartal I/2020 sebesar Rp6,6 miliar.

Kinerja laba itu juga didukung oleh perolehan pendapatan pada kuartal I/2021 sebesar Rp904,33 miliar, naik 32,9 persen dari Rp680 miliar pada kuartal I/2020. Sejalan dengan itu, beban pokok penjualan naik menjadi Rp777,4 miliar dibandingkan dengan kuartal I/2020 sebesar Rp603 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dividen dividen tunas baru lampung pt budi starch & sweetener tbk (budi)
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top