Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tutup Giant, Hero Supermarket (HERO) Dirikan Anak Usaha Mebel

Emiten berkode saham HERO tersebut mendirikan PT Distribusi Mebel Nusantara (DMN) pada Jumat (9/7/2021) lalu.
Ika Fatma Ramadhansari
Ika Fatma Ramadhansari - Bisnis.com 14 Juli 2021  |  13:10 WIB
Tutup Giant, Hero Supermarket (HERO) Dirikan Anak Usaha Mebel
Gerai IKEA Alam Sutera, salah satu portofolio bisnis PT Hero Supermarket Tbk. (HERO) - hero.co.id
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – PT Hero Supermarket Tbk. yang bergerak di bidang usaha utama perdagangan eceran grosir mendirikan anak usaha baru.

Mengutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, Rabu (14/7/2021), emiten berkode saham HERO tersebut mendirikan PT Distribusi Mebel Nusantara (DMN) pada Jumat (9/7/2021) lalu.

Sekretaris Perusahaan Hero Supermarket Iwan Nurdiansyah menyebutkan perseroan bersama dengan PT Rumah Mebel Nusantara, yang merupakan perusahaan terkendali perseroan dengan jumlah persentase kepemilikan saham sebesar 99,99 persen dari seluruh modal ditempatkan dan disetor.

“PT DMN didirikan dengan modal dasar senilai Rp11 miliar yang terbagi atas 1,1 juta lembar saham,” tulis Iwan dalam keterbukaan informasi, dikutip Rabu (14/7/2021).

Di dalam Distribusi Mebel Nusantara, HERO menguasai 99,99 persen kepemilikan. Kepemilikan itu setara dengan nilai nominal Rp10,99 miliar.

Perusahaan patungan itupun diproyeksikan bergerak di bidang usaha perdagangan besar. Belum lama ini, HERO mengumumkan penutupan operasi hypermarket Giant. Di mana lima gerai Giant rencananya akan berubah menjadi gerai IKEA.

Iwan dalam keterbukaan informasi menyebutkan bahwa pendirian anak usaha tersebut tidak akan berdampak negatif terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan maupun kelangsungan usaha perseroan.

Berdasarkan laporan keuangan per 31 Maret 2021, emiten supermarket tersebut membukukan pendapatan bersih senilai Rp1,76 triliun, yang menurun 32,20 persen dari posisi Rp2,60 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Namun di sisi lain, perseroan mampu mengurangi rugi periode berjalan dari Rp43,56 miliar pada kuartal I/2020 menjadi Rp1,65 miliar pada kuartal I/2021.

Pada sesi I perdagangan Rabu (14/7/2021), saham HERO naik 2,52 persen atau 40 poin menjadi Rp1.625. Kapitalisasi pasarnya Rp6,8 triliun dengan valuasi PER -1.032,57 kali. Saham HERO naik 95,78 persen sepanjang tahun ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ritel hero supermarket mebel Kinerja Emiten
Editor : Hafiyyan
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top