Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
CEO PT Hero Supermarket Tbk. Patrik Lindvall - Istimewa
Premium

Giant Tutup, CEO HERO: Kami Fokus Buka Lapangan Kerja 3 Tahun ke Depan

27 Mei 2021 | 10:52 WIB
Kelompok HERO memutuskan untuk membesarkan tiga merek yakni Hero, Guardian, dan IKEA

Bisnis.com, JAKARTA — Perubahan lanskap bisnis di industri peritel membuat para pemain besar harus berani mengambil keputusan, termasuk yang paling sulit sekali pun. Baru-baru ini, PT Hero Supermarket Tbk. (HERO) memutuskan untuk menutup gerai Giant yang dioperasikan perseroan sejak 2002. Perubahan perilaku konsumen hingga perkembangan teknologi digital menjadi latar belakang keputusan berat tersebut. Pandemi Covid-19 yang merebak sejak tahun lalu pun memperkeruh suasana. Berikut petikan wawancara Bisnis dengan Presiden Direktur PT Hero Supermarket Tbk. Patrik Lindvall.

Apa alasan perusahaan akhirnya memutuskan untuk menutup Giant dan lebih fokus ke Hero Supermarket, Guardian, dan IKEA?

Keputusan itu merupakan hasil dari tinjauan strategis yang kami lakukan di masing-masing portofolio brand kami yaitu Hero Supermarket, Guardian, IKEA, dan Giant.

Kalau kita mengambil satu langkah ke belakang, tentu saja keputusan ini tidak datang dalam waktu cepat.

Kami sudah melihat tren di industri hypermarket selama bertahun-tahun, tidak hanya di Indonesia tetapi juga secara global dan regional. Kami melihat peritel seperti Walmart (AS), Carrefour (Perancis), Tesco (Inggris) sudah menjauh dari industri hypermarket.

[Hal itu karena] ada perubahan perilaku belanja konsumen yang lebih memilih berbelanja di toko yang lebih kecil dan dekat dengan tempat tinggal. Dan kami melihat tren yang sama itu juga terjadi di Indonesia.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top