Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Harga Komoditas Logam Naik, ANTM dan INCO Masih Prospektif?

Meskipun dibayangi sentimen pemerintah China yang berupaya melakukan intervensi untuk menekan kenaikan harga komoditas yang telah meningkat sejak akhir 2020, harga logam diyakini masih akan terus naik.
Finna U. Ulfah
Finna U. Ulfah - Bisnis.com 09 Juni 2021  |  05:52 WIB
Emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk. - mind.id
Emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk. - mind.id

Bisnis.com, JAKARTA - Di tengah potensi peningkatan harga komoditas, saham-saham yang memiliki eksposur dalam komoditas logam diyakini masih akan memiliki prospek cerah pada tahun ini. 

Menurut Kepala Riset Mirae Asset Sekuritas Hariyanto Wijaya, harga komoditas logam dunia masih akan terus unggul dibandingkan dengan harga komoditas lainnya.

Meskipun dibayangi sentimen pemerintah China yang berupaya melakukan intervensi untuk menekan kenaikan harga komoditas yang telah meningkat sejak akhir 2020, harga logam diyakini masih akan terus naik.

“Kami memperkirakan harga komoditas logam akan terus meningkat dilatarbelakangi oleh meningkatnya permintaan komoditas logam, sementara pasokan komoditas logam relatif tidak elastis,” ujar Hariyanto dikutip dari risetnya, Selasa (8/6/2021).

Sentimen itu sedikit banyak akan membantu mengerek kinerja saham yang memiliki eksposur komoditas logam.

Di antara sejumlah saham pilihannya untuk periode Juni 2021, Hariyanto pun masih memasukkan ANTM dan INCO ke dalam daftar.

Sepanjang tahun berjalan 2021, ANTM telah naik 21,45 persen, sedangkan INCO terkoreksi 9,8 persen.

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

emas komoditas rekomendasi saham
Editor : Ropesta Sitorus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top