Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Lippo Karawaci (LPKR) Kantongi Dividen Rp125,2 Miliar dari Siloam (SILO)

Sebagai pemegang 55,4 persen saham SILO, LPKR akan mengantongi dividen senilai Rp125,20 miliar.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 04 Mei 2021  |  12:32 WIB
CEO PT Lippo Karawaci Tbk. John Riady memberikan penjelasan saat halalbihalal dengan media, di Jakarta, Kamis (20/6/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam
CEO PT Lippo Karawaci Tbk. John Riady memberikan penjelasan saat halalbihalal dengan media, di Jakarta, Kamis (20/6/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA – Peningkatan kinerja dan pembagian dividen PT Siloam International Hospital Tbk. (SILO) berdampak positif terhadap keuangan induk usahanya PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR).

Dalam keterangan resmi, emiten pengelola Rumah Sakit Siloam ini akan menyisihkan laba yang didapat untuk dibagikan sebagai dividen tahun buku 2020 senilai total Rp226 miliar.

Hal itu diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2020 pada hari Rabu (28/4/2021). Sebagai pemegang 55,4 persen saham SILO, LPKR akan mengantongi dividen senilai Rp125,20 miliar.

Head of Investor Relations Siloam International Hospital Joel Ellis menjelaskan pembagian dividen kepada para pemegang saham merupakan bagian dari strategi perseroan untuk fokus pada konsolidasi.

Konsolidasi keduanya pun sudah dibuktikan melalui kesepakatan LPKR dan SILO terkait perjanjian biaya sewa untuk 11 Rumah Sakit Siloam hingga tahun 2035. Kesepakatan baru terkait biaya sewa atas 11 RS Siloam itu efektif mulai 1 Januari 2021 untuk periode 14 tahun ke depan.

Analis Ciptadana Sekuritas Robert Sebastian menyampaikan pembagian dividen SILO memberikan dampak positif bagi LPKR.

"LPKR akan diuntungkan dengan adanya pemasukan dari SILO, termasuk soal dividen," paparnya.

Menurut Robert, SILO pun berkontribusi cukup besar terhadap pendapatan LPKR, yakni sekitar 60 persen. Mengutip laporan keuangan per September 2020, total pendapatan LPKR mencapai Rp8,58 triliun, dengan konstribusi bisnis healthcare sejumlah Rp5 triliun.

Robert mengatakan SILO menjadi salah satu motor kinerja LPKR pada tahun 2021. Apalagi kebutuhan layanan kesehatan meningkat selama pandemi Covid-19.

Pada kuartal I/2021, Siloam pun mencatat rekor laba bersih yang tinggi sebesar Rp150 miliar, tumbuh 672 persen dibandingkan Rp19,5 miliar pada kuartal I/2020. Pendapatan SILO juga meningkat menjadi Rp1,91 triliun, tumbuh 32,5 persen dibandingkan sebelumnya Rp1,44 triliun.

"Peluang SILO kembali bertumbuh pada tahun 2021 masih ada. Karena volume pasien diperkirakan bertambah ke depannya. Jadi saat ini trennya positif,” imbuh Robert.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dividen lippo group lippo karawaci siloam
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top