Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Chandra Asri (TPIA) Dapat Green Loan Setara Rp189 Miliar dari Bank Hana

Chief Financial Officer Chandra Asri Andre Khor mengatakan bahwa pembiayaan inovatif green loan dan tanpa jaminan ini akan digunakan perseroan untuk membiayai belanja modal dan biaya lainnya terkait dengan penyelesaian proyek ramah lingkungan yang dilakukan perseroan.
Finna U. Ulfah
Finna U. Ulfah - Bisnis.com 19 April 2021  |  12:53 WIB
Forklift listrik yang digunakan Chandra Asri merupakan salah satu wujud komitmen dalam melaksanakan operasional perusahaan yang mengacu pada sistem keberlanjutan.  - facebook
Forklift listrik yang digunakan Chandra Asri merupakan salah satu wujud komitmen dalam melaksanakan operasional perusahaan yang mengacu pada sistem keberlanjutan. - facebook

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten petrokimia, PT Chandra Asri Petrochemical Tbk., mendapatkan fasilitas green loan sebesar US$13 juta dari PT Bank KEB Hana Indonesia.

Jumlah tersebut setara Rp189,69 miliar dengan asumsi kurs Jisdor Jumat (16/4/2021) Rp14.592 per dolar AS.

Fasilitas pinjaman itu dikhususkan untuk keberlanjutan proyek ramah lingkungan yang berhasil diselesaikan oleh emiten berkode saham TPIA itu di lokasi produksi Cilegon, Banten.

Chief Financial Officer Chandra Asri Andre Khor mengatakan bahwa pembiayaan inovatif green loan dan tanpa jaminan ini akan digunakan perseroan untuk membiayai belanja modal dan biaya lainnya terkait dengan penyelesaian proyek ramah lingkungan yang dilakukan perseroan.

Pinjaman itu dengan persyaratan kompetitif untuk meningkatkan dan mendiversifikasi kapasitas likuiditas Chandra Asri.

“Adapun, dua proyek milik TPIA yang telah selesai dan memenuhi persyaratan untuk pembiayaan adalah pembangunan Enclosed Ground Flare (EGF) dan penggunaan Electrical forklift (E-Forklift),” tulis Andre dikutip dari keterangan resminya, Senin (19/4/2021).

Enclosed Ground Flare mampu membakar 220 ton hidrokarbon per jam dengan menggunakan metode pembakaran tertutup. Dengan mengganti suar konvensional, perseroan akan mampu mengurangi tingkat kebisingan hingga 30 persen, dan menghilangkan panas dan emisi cahaya, tanpa adanya pelepasan asap.

Sementara itu, proyek kedua, penggantian forklift listrik dari sebelumnya menggunakan pembakaran konvensional telah diselesaikan pada 2020.

Andre menjelaskan bahwa, proyek itu kembali menekankan komitmen TPIA untuk membangun sistem transportasi yang berkelanjutan dalam rantai pasokannya.

Armada baru yang terdiri dari 53 forklift ini menggunakan baterai lithium, dengan listrik yang bersumber dari ekosistem panel surya. Penggunaan e-forklift ini tidak menghasilkan emisi, serta dapat mengurangi 69.455 kg LPG, menghemat 165.360 liter solar, menurunkan 446.472 metrik kilogram karbon dioksida, dan menghilangkan pembuangan nitrogen oksida setiap tahunnya.

“Keberlanjutan merupakan bisnis yang bagus, serta kita semua bisa mengambil manfaat dengan melakukan hal yang baik. Chandra Asri berkomitmen penuh untuk menjunjung tinggi standar Environmental, Social and Governance (ESG) dengan kuat dan konsisten dalam operasi sehari hari, dan menjadikannya sebagai bagian dari strategi jangka panjang kami,” papar Andre.

CEO Bank Hana Park Jong Jin mengatakan bahwa pihaknya berupaya untuk terus berkontribusi dalam pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan Indonesia dengan cara meningkatkan pertumbuhan portofolio pembiayaan perseroan, sesuai dengan prinsip keuangan berkelanjutan.

“Kami dengan penuh sukacita mendukung upaya Chandra Asri, sebagai perusahaan petrokimia terkemuka di Indonesia, untuk tumbuh dan membangun bisnis berkelanjutan yang memiliki manfaat luas. Dengan jaringan dan layanan berstandar internasional, Bank Hana berkomitmen untuk selalu menjadi mitra keuangan terbaik bagi nasabah kami,” papar Park Jong Jin.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

chandra asri barito pacific bank hana chandra asri petrochemical
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top