Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Setelah IPO, Berkah Beton Sadaya (BEBS) Siapkan Rencana Ekspansi

Langkah perseroan untuk masuk BEI melalui IPO adalah bagian dari strategi untuk meningkatkan ekspansi usaha, kapasitas pendanaan, tata kelola, dan prinsip keterbukaan perseroan.
Ika Fatma Ramadhansari
Ika Fatma Ramadhansari - Bisnis.com 10 Maret 2021  |  11:23 WIB
Komisaris Utama PT Berkah Beton Sadaya Tbk (BEBS) Haji Herdis Sudana (kiri) berfoto bersama Direktur Utama Hasan Muldhani (kanan) dalam seremoni pencatatan saham perdana di Bursa Efek Indonesia. - Istimewa
Komisaris Utama PT Berkah Beton Sadaya Tbk (BEBS) Haji Herdis Sudana (kiri) berfoto bersama Direktur Utama Hasan Muldhani (kanan) dalam seremoni pencatatan saham perdana di Bursa Efek Indonesia. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten baru, PT Berkah Beton Sadaya Tbk. menyiapkan rencana ekspansi setelah penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia pada Rabu (10/3/2021). 

Direktur Utama Berkah Beton Sadaya Hasan Muldhani mengatakan langkah perseroan untuk masuk BEI melalui IPO adalah bagian dari strategi untuk meningkatkan ekspansi usaha, kapasitas pendanaan, tata kelola, dan prinsip keterbukaan perseroan lebih baik sebagai perusahaan publik. 

“Perseroan akan melakukan rencana ekspansi usaha di beberapa daerah yaitu Subang (Jawa Barat), Kalimantan Tengah, dan Sulawesi Tengah,” ungkap Hasan pada siaran pers yang dikutip Rabu (10/3/2021).

Hasan menjelaskan, di daerah Subang, yang merupakan lokasi kantor Emiten itu, tengah dibangun 1 batching plant, 2 crusher plant, 1 tambang pasir, 1 asphalt mixing plant (AMP), 1 pabrik precast square pile, 1 pabrik precast spun pile. Sedangkan di Sulawesi Tengah rencananya akan membangun 1 crusher plant.

Pengembangan ekspansi usaha untuk pembangunan pabrik di Kalimantan dan Sulawesi berdasarkan pertimbangan lokasi pabrik yang dekat dengan lokasi bahan baku batu split dan pasir yang dimiliki oleh entitas anak terang Hasan. Pembangunan ini dipercaya akan mengurangi harga pokok penjualan produk, sehingga bisa menjual produk emiten ini dengan harga yang kompetitif. 

Rencana Ekspansi pun tergambar pada peruntukan rencana penggunaan dana yang diperoleh dari IPO untuk emiten berkode BEBS ini. Sekitar 53,67 persen dari dana IPO akan digunakan untuk pembelian satu bidang tanah seluas 74.045 meter persegi dengan nilai transaksi Rp103 miliar. Sisanya, 46,33 persen dari dana IPO akan digunakan untuk belanja modal. 

Dalam aksi IPO ini, BEBS melepas sebanyak 2.000.000.000 saham atau setara dengan 22,22 persen dari modal yang ditempatkan dan disetor perseroan setelah IPO. Harga pelaksanaan ditetapkan senilai Rp100 per saham. Dengan demikian, BEBS berhasil mengantongi Rp200 miliar dari aksi IPO ini. 

PT Berkah Beton Sadaya Tbk.  merupakan emiten bergerak di sektor pendukung infrastruktur, konstruksi, perdagangan besar dan penggalian dengan memproduksi beton readymix dan precast. Emiten ini berdiri pada Januari 2019 dan berkantor di Jalan Raya Sembung Pagaden KM 9,5 Gunungsari, Pagaden, Subang, Jawa Barat.

Saham BEBS melonjak 35 persen ke level Rp135 per saham setelah perdagangan perdananya dibuka, sekaligus menyentuh batas auto rejection atas atau ARA. Tercatat kapitalisasi pasar BEBS sebesar Rp1,22 triliun. 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kinerja Emiten initial public offering Berkah Beton Sadaya
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top