Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

FIF Group (FIFA) Hentikan PUB Obligasi Rp15 Triliun

Penghentian Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan IV (PUB IV) tersebut dilakukan seiring dengan langkah perseroan melakukan kalkulasi ulang aktivitas pendanaan.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 26 Februari 2021  |  14:49 WIB
Pekerja beraktifitas di dekat logo FIF Group, Jakarta, Sabtu (29/2/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha
Pekerja beraktifitas di dekat logo FIF Group, Jakarta, Sabtu (29/2/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten multifinance PT Federal International Finance Tbk. (FIFA) menghentikan rencana Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan IV (PUB IV) yang ditargetkan mendapatkan dana segar sebesar Rp15 triliun.

Head of Corporate Secretary Department Federal International Finance Sri Noerhayati menyebut penghentian tersebut sebagai dampak dari pandemi Covid-19 yang membuat perseroan perlu melakukan kalkulasi ulang aktivitas pendanaannya.

"Adapun penghentian PUB IV dilakukan Perseroan dengan mempertimbangkan dampak pandemi Covid-19 terhadap kebutuhan sumber pendanaan, di mana perseroan telah melakukan penyesuaian sumber pendanaan terhadap target pembiayaan dan tingkat kolektibilitas," ungkapnya dalam keterbukaan informasi, Jumat (26/2/2021).

Sehubungan dengan ketentuan dalam Pasal 12 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.36/POJK.04/2014 tentang Penawaran Umum Berkelanjutan Efek Bersifat Utang Dan/Atau Sukuk, perseroan menyampaikan pemberitahuan terkait Penghentian PUB IV Federal International Finance sebelum berakhirnya periode 2 tahun sejak efektifnya pernyataan pendaftaran yaitu pada tanggal 17 Juni 2019.

Emiten bersandi FIFA ini sebelumnya menargetkan dana yang dihimpun selama periode PUB IV adalah sebesar Rp15 triliun. Sementara itu, selama periode Juni 2019 hingga Oktober 2020, FIFA telah berhasil menghimpun dana sebesar Rp3 triliun.

Direktur Utama FIF GROUP Margono Tanuwijaya berharap dapat mendongkrak kinerja permintaan pembiayaan menilik akhir tahun memang biasa menjadi periode langganan meningkatnya permintaan kredit di semua lini bisnisnya.

"Biasanya penjualan semua produk kami memang meningkat pada akhir tahun karena banyak masyarakat yang baru berani mengambil kredit saat mendapat bonus, atau tabungannya baru terkumpul, misalnya. Namun, tahun ini sepertinya agak beda karena pandemi. Kami hanya berharap saja bisa lebih baik dari November 2020," ujarnya kepada Bisnis, Rabu (2/12/2020).

Margono menjelaskan bahwa harapan ini utamanya ditujukan untuk lini bisnis utamanya, yaitu pembiayaan sepeda motor FIFASTRA.

"Kredit motor sudah ada peningkatan, terutama yang baru. Harapannya ini bisa menopang pembiayaan tahun 2020 ini di [target] Rp30 triliun, yang proyeksinya 67 persen dari FIFASTRA," tambahnya.

Catatan redaksi: Berita ini sebelumnya berjudul Fif Group (FIFA) Batal Terbitkan Obligasi Rp15 Triliun, tetapi kemudian diganti menjadi FIF Group (FIFA) Hentikan PUB Obligasi Rp15 Triliun. Mohon maaf atas kesalahan ini. Terima kasih.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

obligasi korporasi fif group
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top