Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

IHSG Menguat Awal Perdagangan, Saham Kalbe dan BCA Jadi Favorit Asing

Pada pukul 09.01 WIB, IHSG menguat 0,12 persen atau 7,3 poin menjadi 6.207,61 . Terpantau 90 saham menguat, 137 saham melemah, dan 195 saham stagnan.
Dhiany Nadya Utami
Dhiany Nadya Utami - Bisnis.com 19 Februari 2021  |  09:04 WIB
Pengunjung berada di dekat papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (17/7/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Pengunjung berada di dekat papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (17/7/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan Jumat (19/2/2021) di tengah tren suku bunga rendah.

Saat preopening, IHSG koreksi 0,05 persen atau 3,4 poin menuju 6.196,89. Dari seluruh anggota Indeks LQ45, terpantau 9 saham naik, 13 saham melemah, dan 23 saham stagnan.

Pada pukul 09.01 WIB, IHSG menguat 0,12 persen atau 7,3 poin menjadi 6.207,61 . Terpantau 90 saham menguat, 137 saham melemah, dan 195 saham stagnan.

Investor asing tampak melakukan aksi beli dengan net buy Rp4,59 miliar. Saham yang paling banyak diborong asing ialah PT Kalbe Farma Tbk. (KLBF) dan PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) dengan net buy masing-masing Rp7,9 miliar dan 7 miliar

Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper Jordan menyampaikan kemarin, Kamis (18/2/2021) IHSG ditutup melemah 0,44 persen ke level 6.200,31. Pergerakan IHSG ditekan oleh sektor industri dasar (-2,25 persen) dan aneka industri (-0,96 persen).

"IHSG ditutup melemah setelah Bank Indonesia memutuskan untuk memangkas suku bunga ke level terendah sepanjang sejarah untuk membantu pemulihan ekonomi. Namun, langkah ini dimanfaatkan investor untuk profit taking," paparnya dalam publikasi riset, Jumat (19/2/2021).

Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) pada 17-18 Februari 2021 memutuskan untuk menurunkan BI 7-Day Reverse Repo Rate atau suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 3,50 persen.

Selain mempertahankan suku bunga acuan, BI juga mengumumkan suku bunga deposito facility juga tetap pada 2,75 persen, dan suku bunga lending facility 4,25 persen.

Pada perdagangan hari ini IHSG diprediksi melemah dengan level resistan 6,308 dan 6,254, serta level support 6,173 dan 6,146. Secara teknikal indikator stochastic melebar setelah membentuk deadcross, sehingga terlihat masih ada potensi pelemahan.

"Pelemahan IHSG diperkirakan akan bersifat jangka pendek dikarenakan ditopang sentimen positif setelah Bank Indonesia memangkas suku bunga untuk menopang pemulihan ekonomi," imbuhnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Indeks BEI bca kalbe farma
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top