Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Anak Pelindo II IPCC Lanjutkan Kontrak Distribusi Mobil Toyota

TMIIN yang merupakan produsen mobil terbesar di Indonesia untuk melayani produk-produk merek Toyota dalam pelayanan kepelabuhanannya.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 15 Februari 2021  |  13:24 WIB
Petugas mengatur alur mobil-mobil yang siap diekspor di Dermaga PT Indonesia Kendaraan Terminal, Jakarta, Selasa (12/2/2019). - ANTARA/Akbar Nugroho Gumay
Petugas mengatur alur mobil-mobil yang siap diekspor di Dermaga PT Indonesia Kendaraan Terminal, Jakarta, Selasa (12/2/2019). - ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten terminal khusus kendaraan PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) telah melakukan penandatangan Perjanjian Kerjasama Lanjutan Jasa Pelayanan Kepelabuhan dengan PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMIIN) untuk distribusi mobil hasil manufakturnya.

Plt. Direktur Utama Indonesia Kendaraan Terminal Arif Isnawan mengaku bangga Kembali ditunjuk langsung oleh TMIIN yang merupakan produsen mobil terbesar di Indonesia untuk melayani produk-produk merek Toyota dalam pelayanan kepelabuhanannya.

"Tentunya IKT akan menjawab kepercayaan ini dengan menjaga kualitas pelayanan yang akan diberikan. Kerjasama yang bersifat kolaborasi di tengah wabah Covid-19 yang tengah melanda sangatlah diperlukan untuk dapat lebih memberikan jaminan kepastian pelayanan yang prima kepada pelanggan, khususnya TMMIN sebagai pelanggan utama IKT," ujarnya, Senin (15/2/2021).

TMMIN merupakan bagian dari perwakilan Toyota Motor Corporation Jepang yang melakukan kegiatan usahanya di Indonesia. Sebagai anak perusahaan dari Toyota Motor Corporation yang berpusat di Jepang, TMMIN berperan sebagai produsen dan pengekspor produk dan suku cadang Toyota.

TMMIN sebagai salah satu basis produksi dan ekspor di kawasan Asia Pasifik, bukan hanya ingin menjadikan Indonesia sebagai pangsa pasar, tetapi juga ingin mengembangkan potensi anak bangsa khususnya dalam bidang manufaktur, sehingga Indonesia mampu untuk memproduksi mobil sendiri sekaligus menjadi pengekspor produknya ke mancanegara.

Melalui terminal milik emiten bersandi IPCC ini, TMMIN telah melakukan ekspor kendaraan merek Toyota ke lebih dari 80 negara, mulai dari sekitar ASEAN, Asia Selatan, Timur Tengah, hingga Amerika Latin.

Dalam produksinya, TMMIN telah menghasilkan 5 model kendaraan, yaitu Innova, Sienta, Fortuner, Vios, Yaris yang diproduksi tidak hanya untuk pasar domestik tetapi juga untuk diekspor secara global melalui Terminal IPCC.

Adanya sinergi ini tentunya tidak hanya bermanfaat bagi TMMIN selaku produsen kendaraan tetapi, juga bagi emiten anak usaha Pelindo II ini selaku penyedia lahan penumpukan dan jasa layanan kepelabuhan.

Ekspor kendaraan Toyota sepanjang 2020 mengalami penurunan 33,36 persen menjadi 130.380 unit dibandingkan 2019 sebanyak 195.660 unit. Adanya kondisi Pandemi Covid-19 membuat produksi dan pengantaran ekspor mengalami penurunan. Padahal, di tahun 2019, jumlah tersebut telah meningkat 3,24 persen dibandingkan 2018 sebanyak 189.523 unit CBU Toyota.

Plt. Direktur Utama Indonesia Kendaraan Terminal Arif Isnawan dan Nandi Julyanto selaku Direktur TMIIN, Perjanjian Kerjasama Jasa Kepelabuhanan ini ditandatangani oleh kedua belah pihak terkait Pelayanan Jasa Bongkar Muat dan Penyediaan Lahan di Terminal Kendaraan IPCC.

Sebelumnya, IPCC dan TMMIN telah mengadakan perjanjian kerja sama jasa pelayanan kepelabuhan, pelayanan bongkar muat, dan penyediaan lahan di Terminal IPCC pada 10 Maret 2016.

Perjanjian ini disepakati kembali untuk menjadi acuan dalam pelaksanaan Kerja Sama dengan memperhatikan prinsip ketepatan dan kecepatan waktu serta mewujudkan kondisi “Zero Damage, Zero Accident, and One Hundred Compliant“ yang diberikan oleh IPCC sebagai pelayanan prima yang dimulai dari Pekerjaan tahap awal, kemudian pekerjaan penumpukan kendaraan serta pekerjaan cargodoring.

Selain itu, juga penyediaan area eksklusif untuk Kargo Non-NPE dengan minimal 3.000 slot dan/atau disesuaikan dengan proyeksi volume kendaraan dari TMMIN di masa yang akan datang di Terminal IPCC.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

toyota pelindo ii Kinerja Emiten indonesia kendaraan terminal
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top