Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

IHSG Koreksi, Asing Borong Saham INCO hingga ANTM, Lepas Saham BUMI

Aksi beli bersih investor asing senilai Rp262,71 miliar di seluruh pasar. Saham PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) dan PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) menjadi yang paling banyak diborong.
Dhiany Nadya Utami
Dhiany Nadya Utami - Bisnis.com 19 Januari 2021  |  16:30 WIB
Karyawan berjalan melintasi layar informasi Indeks harga saham gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (6/9/2018). - Reuters/Willy Kurniawan
Karyawan berjalan melintasi layar informasi Indeks harga saham gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (6/9/2018). - Reuters/Willy Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA — Meskipun Indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup melemah 1 persen pada perdagangan Selasa (19/1/2021), investor asing cenderung tetap melakukan aksi beli.

Pada pukul 15.00 WIB atau akhir sesi II, IHSG ditutup koreksi 1,06 persen atau 67,98 poin menjadi 6.321,86. Sepanjang hari ini, IHSG bergerak di rentang 6.288,98-6.434,84.

Sebanyak 362 saham memerah dan hanya 145 saham yang hijau, sedangkan 127 sisanya stagnan. Kapitalisasi pasar menyentuh Rp7.393,87 triliun pada penutupan.

Total transaksi yang tercatat hari ini mencapai Rp17,51 triliun. Investor asing tetap mengakumulasi sejumlah saham di tengah penurunan IHSG.

Berdasarkan data konsultan keuangan D'Origin, aksi beli bersih investor asing senilai Rp262,71 miliar di seluruh pasar. Saham PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) dan PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) menjadi yang paling banyak diborong.

Saham INCO mencatatkan net buy Rp86,82 miliar. Namun, saham INCO anjlok 4,03 persen atau 250 poin menjadi Rp5.950. Setali tiga uang, saham ANTM bernasib serupa.

Net buy saham ANTM senilai Rp85 miliar. Namun, saham ANTM terkena auto reject bawah (ARB) dengan koreksi 6,87 persen atau 200 poin menuju Rp2.710.

Sementara itu, saham PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) mengalami net sell paling besar sejumlah Rp126,44 miliar. Selanjutnya, net sell saham PT Indofood CBP Tbk. (ICBP) Rp77,56 miliar, dan PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) Rp61,03 miliar.

Selanjutnya, saham PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk. (INKP), PT Astra Internasional Tbk. (ASII), dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) mencatatkan net buy masing-masing Rp55,5 miliar, Rp51,14 miliar , dan Rp47,56 miliar.

Analis Binaartha Sekuritas Nafan Aji Gusta mengatakan kenaikan kasus Covid-19 baik di dalam negeri maupun luar negeri menjadi sentimen penekan indeks hari ini, ditambah dengan kabar mutasi virus Covid-19 yang membuat pasar semakin khawatir.

Di sisi lain, Bursa Amerika Serikat pada Senin (18/1/2021) waktu setempat tengah libur dalam rangka memperingati hari Martin Luther King Jr. Pun, tak ada sentimen positif yang kuat baik secara global maupun domestik.

Secara teknikal IHSG sudah overbought, secara psikologis terjadi profit taking,” ungkapnya, Selasa (19/1/2021)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG net buy investor asing vale indonesia tbk
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top