Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Di Tengah Lockdown Ketat, Indeks FTSE 100 Melejit 5 Hari Berturut-turut

Indeks acuan FTSE 100 di Bursa Efek London terkerek 0,24 persen atau 16,30 poin, menjadi menetap di 6.873,26 poin.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 09 Januari 2021  |  05:42 WIB
Bursa Efek London - London Stock Exchange - Blomberg
Bursa Efek London - London Stock Exchange - Blomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Saham Inggris ditutup lebih tinggi pada perdagangan Jumat (8/1/2021) sehingga memperpanjang kenaikan untuk hari kelima berturut-turut, di tengah penerapan lockdown ketat yang diberlakukan pemerintah hingga Februari mendatang.

Indeks acuan FTSE 100 di Bursa Efek London terkerek 0,24 persen atau 16,30 poin, menjadi menetap di 6.873,26 poin.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London menguat 0,22 persen atau 15,10 poin menjadi 6.856,96 poin pada Kamis (7/1/2021), setelah melejit 3,47 persen atau 229,61 poin menjadi 6.841,86 poin pada Rabu (6/1/2021), dan bertambah dua hari sebelumnya masing-masing 0,61 persen dan 1,72 persen.

Hargreaves Lansdown, sebuah perusahaan jasa keuangan dan investasi Inggris, melesat 5,41 persen, menjadi peraih keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.

Disusul oleh saham perusahaan pengembang perumahan terbesar Inggris Barrat Developments yang melonjak 4,50 persen, serta perusahaan yang mendistribusikan berbagai macam produk konsumen ritel Ocado Group terangkat 4,29 persen.

Di sisi lain, Fresnillo, sebuah perusahaan pertambangan logam mulia berbasis di Meksiko, menjadi pemain terburuk (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya anjlok 3,45 persen.

Diikuti oleh perusahaan pertahanan dan kedirgantaraan multinasional Inggris Rolls-Royce Holdings yang merosot 3,42 persen, serta perusahaan tambang logam mulia Polymetal International jatuh 2,96 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

inggris ftse 100 Lockdown

Sumber : Antara

Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top