Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Emiten Produsen Snack Taro (AISA) Tuntaskan Buyback Surat Utang Rp1,8 Triliun

PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk. telah menuntaskan buyback Obligasi TPS Food I Tahun 2013, Sukuk Ijarah TPS Food I Tahun 2013, dan Sukuk Ijarah TPS Food II Tahun 2016 pada 22 Desember 2020
Finna U. Ulfah
Finna U. Ulfah - Bisnis.com 25 Desember 2020  |  07:26 WIB
Manajemen PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk. (AISA) atau TPS Food memberikan pemaparan dalam acara paparan publik insidentil, Kamis (30/7/2020). - Ria Theresia Situmorang\\n
Manajemen PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk. (AISA) atau TPS Food memberikan pemaparan dalam acara paparan publik insidentil, Kamis (30/7/2020). - Ria Theresia Situmorang\\n

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten konsumer PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk. merampungkan pembelian kembali atau buyback tiga surat utang senilai Rp1,89 triliun.

Berdasarkan keterbukaan informasi perseroan di laman resmi Bursa Efek Indonesia (BEI), emiten berkode saham AISA itu telah menuntaskan buyback Obligasi TPS Food I Tahun 2013, Sukuk Ijarah TPS Food I Tahun 2013, dan Sukuk Ijarah TPS Food II Tahun 2016 pada 22 Desember 2020

Adapun, total harga pembelian kembali tiga surat utang tersebut sesuai dengan putusan homologasi adalah sebesar Rp477,66 miliar, yang terdiri atas harga pembayaran pokok sebesar Rp474,8 miliar dan Rp2,85 miliar yang merupakan pembayaran bunga.

Direktur Utama Tiga Pilar Sejahtera Food Lim Aun Seng menjelaskan bahwa dengan demikian perseroan melakukan pelunasan tiga surat utang itu dari masing-masing pemegang surat utang yang telah menerima pembayaran harga pembelian.

Dia juga menjelaskan bahwa dalam hal ini masih terdapat pihak-pihak yang masih belum dilunasi yang merupakan kreditur lembaga keuangan Non-BUMN.

“Perseroan akan menjadwalkan kembali pembelian terhadap pihak-pihak yang dimaksud,” ujar Lim Aun Seng seperti dikutip dari keterbukaan informasi, Jumat (25/12/2020).

Di sisi lain, perusahan produsen snack Taro ini tampaknya sedang gencar-gencarnya melakukan perbaikan dari sisi neraca keuangannya.

Sebelumnya, AISA juga mengumumkan telah melakukan pembayaran kewajiban kepada JP Morgan, Citibank, dan Standard Chartered Bank pada tanggal 27 November, 30 November, dan 1 Desember 2020. Pembayaran kewajiban tersebut berdasarkan pada putusan homologasi No.18/Pdt.Sus-PKPU/2018/PN.Smg.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Obligasi tiga pilar sejahtera food
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top