Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Genjot Layanan Digital, KFC Indonesia (FAST) Sedia Capex Rp300 Miliar

PT Fast Food Indonesia Tbk. (FAST), pengelola restoran KFC menyatakan siap mengalokasikan belanja modal Rp300 miliar untuk ekspansi tahun depan. Ekspansi akan diarahkan pada perbaikan fasilitas melalui teknologi digital.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 15 Desember 2020  |  19:21 WIB
KFC - Istimewa
KFC - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten restoran makanan cepat saji PT Fast Food Indonesia Tbk. (FAST) memperkirakan belanja modal tahun depan akan sedikit lebih banyak dibandingkan dengan tahun ini. 

Direktur Fast Food Indonesia Justinus Dalimin Juwono mengatakan perseroan mengalokasikan belanja modal berkisar Rp300 miliar – Rp350 miliar pada tahun depan. Alokasi tersebut dipatok dengan asumsi target penjualan tahun depan mencapai Rp7 triliun.

"Strategi kami akan lebih efisien dengan melakukan berbagai perbaikan fasilitas melalui teknologi digital,” sambung Justinus beberapa waktu lalu.

Emiten berkode saham FAST tersebut juga akan melakukan lebih banyak investasi di bidang teknologi. Hal ini dilakukan agar proses transaksi bisa lebih mudah sehingga memberikan pelayanan lebih baik bagi konsumen.

Fasilitas drive thru juga akan lebih digalakkan untuk diperbaiki dan menyediakan layanan yang lebih cepat dan menyenangkan serta menjaga produk-produk yang dijual masih segar. Pada 2021, FAST berharap keadaan dapat mulai pulih dengan fasilitas dine-in kembali normal.

Sementara itu, realisasi belanja modal atau capital expenditure pada tahun ini jauh lebih rendah dibandingkan dengan tahun lalu. Justinus mengatakan perseroan menyiapkan belanja modal sebesar Rp240 miliar. Nilainya jauh lebih kecil dibandingkan dengan belanja modal sebesar Rp537 miliar pada 2019.

“Kami menyiapkan capex senilai Rp240 miliar tersebut dengan adanya kemungkinan tidak bisa dipakai semua, karena kami menjaga untuk cash flow supaya komitmen kami tetap berjalan dengan baik,” tuturnya.

Dana tersebut dipakai untuk pembukaan gerai-gerai baru, penggantian mesin pada gerai eksisting, melakukan renovasi berbagai gerai, dan perbaikan-perbaikan untuk image enhancement dan minor revisi terhadap gerai.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kinerja Emiten fast food indonesia kfc
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top