Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Usai Diakuisisi Sariaatmadja,Omi Hospitals (SAME) Siap Rights Issue

PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk. (SAME) bakal menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Januari 2021. Perseroan akan meminta restu pemegang saham guna memuluskan rencana rights issue. Sebelumya, 71,88 persen saham perseroan diakuisisi PT PT Elang Mahkota Teknologi Tbk, emiten milik Konglomerat Eddy K. Sariaatmadja.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 15 Desember 2020  |  13:26 WIB
RS Omni Pulomas, salah satu rumah sakit yang dikelola oleh PT PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk. / omnihospitals
RS Omni Pulomas, salah satu rumah sakit yang dikelola oleh PT PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk. / omnihospitals

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten rumah sakit PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk. (SAME) mengumumkan panggilan ulang untuk Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang sempat tertunda. Panggilan ini dilakukan setelah mayoritas saham perseroan diakuisisi oleh PT Elang Mahkota Teknologi Tbk, emiten milik Konglomerat Eddy K. Sariaatmadja.

Berdasarkan keterangan perseroan pada Selasa (15/12/2020), pengelola rumah sakit Omni Hospitals tersebut akan melangsungkan RUPSLB pada Kamis (7/1/2020) mendatang di Auditorium – Omni Hospitals, Pulomas, Jakarta Timur.

Dalam RUPSLB tersebut, perseroan akan meminta persetujuan pemegang saham atas rencana untuk melakukan penambahan modal perseroan dengan skema hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue.

“Perseroan bermaksud untuk menerbitkan sebanyak-banyaknya 6 miliar saham baru perseroan dengan nilai nominal Rp20 per lembar saham dengan memberikan HMETD,” tulis manajemen dalam keterangannya.

Perseroan juga akan meminta persetujuan atas perubahan ketentuan Pasal 4 Anggaran Dasar Perseroan, sehubungan dengan pelaksanaan HMETD termasuk peningkatan modal ditempatkan serta modal disetor perseroan.

Sebagai catatan, SAME menyebutkan bahwa pemanggilan ulang RUPSLB ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pengumuman rapat pada 16 Oktober 2020 lalu. Rapat yang akan diselenggarakan pada awal tahun depan ini merupakan rapat lanjutan yang dilaksanakan pada 1 Desember 2020 lalu.

Sebagai informasi, SAME telah menggelar RUPSLB pada awal bulan ini untuk meminta persetujuan pemegang saham mengenai aksi korporasi berupa right issue dan pengambilalihan 99,99 persen saham PT Elang Medika Corpora senilai Rp1,25 triliun

Konglomerat Eddy Kusnadi Sariaatmadja melalui kelompok usaha Elang Mahkota Teknologi atau Emtek memang dikonfirmasi melalui keterbukaan informasi perseroan akan memperdalam penetrasi di sektor kesehatan dengan mencaplok 71,8 persen saham SAME.

EMTK mengumumkan telah menyelesaikan pembelian atas 4,24 miliar lembar saham PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk (SAME) dari PT Omni Health Care. Transaksi dilakukan pada 30 November 2020. Berdasarkan penelusuran Bisnis, transaksi dilakukan di pasar negosiasi. Adapun total pembelian 71,88 saham SAME mencapai Rp581,01 miliar.

Lewat akuisisi itu, Grup Emtek pun diharapkan menjadi perusahaan yang lebih besar dan memiliki kegiatan usaha yang beragam dengan memperluas kegiatan usaha di bidang industri jasa pelayanan kesehatan di Indonesia. Bidang usaha itu dijalankan EMTK melalui anak usahanya PT Elang Medika Corpora (EMC).

Di sisi lain, manajemen SAME juga membeberkan rencana untuk mengambilalih seluruh saham EMC dari EMTK. Lewat aksi korporasi itu, SAME akan mencaplok 99,99 persen saham EMC dengan nilai transaksi yang ditaksir mencapai Rp1,25 triliun.

Namun, kinerja keuangan SAME memang kurang prima. Hingga akhir kuartal III/2020, perseroan membukukan rugi bersih Rp457,65 miliar. Adapun, kas dan setara kasnya tercatat hanya Rp23,52 miliar.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

right issue sarana meditama metropolitan sariaatmadja emtek
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top