Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Rekomendasi MNC Sekuritas : IHSG Bisa Tembus 5.600, Serok Saham PGAS, UNTR, HMSP

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bisa menembus level 5.600 pada perdagangan hari ini, Jumat (20/11/2020). MNC Sekuritas memberikan rekomendasi buy on weakness untuk saham PGAS, UNTR, dan HMSP
Dhiany Nadya Utami
Dhiany Nadya Utami - Bisnis.com 20 November 2020  |  07:44 WIB
Karyawan beraktifitas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (9/9/2020). Bisnis - Abdurachman
Karyawan beraktifitas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (9/9/2020). Bisnis - Abdurachman

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diramal  bisa menembus level 5.600 pada perdagangan hari ini, Jumat (20/11/2020).  Saham-saham di sektor rokok hingga pertambangan menjadi rekomendasi MNC Sekuritas.

Kepala Riset MNC Sekuritas Edwin Sebayang mengatakan IHSG bakal mendapat sentimen positif dari kenaikan bursa Amerika Serikat yang kembali menguat. Pada penutupan perdagangan kemarin, indeks Dow Jones Industrial Average memang naik 0,15 persen setelah tertekan dalam dua sesi. 

"Jika dikombinasikan dengan penguatan EIDO sebesar 0.14 persen serta naiknya harga beberapa komoditas seperti Oil 0.23 persen, Coal 0.32 persen serta Nikel 0.54 persen berpotensi menjadi sentimen positif untuk perdagangan Jumat ini," jelas Edwin dalam laporan riset harian, Jumat (20/11/2020).

MNC Sekuritas memperkirakan IHSG akan bergerak di rentang 5.541 - 5.628 pada perdagangan hari ini. Sejumlah saham yang menjadi rekomendasi untuk dibeli antara lain BRIS, GGRM, ITMG, dan AKRA. Selanjutnya  PTBA, LSIP, SSIA, UNTR, PWON, dan PZZA.

Sementara itu, tim riset MNC Sekuritas menyebut saat ini IHSG diperkirakan berada di area wave v dari wave (v) dari wave [iii] dengan target berada pada rentang 5.570-5.650. Setelahnya, IHSG akan rentan terkoreksi untuk membentuk wave [iv] dengan target koreksi 5,350-5,470.

Secara teknikal, berikut uraian singkat rekomendasi saham dari tim riset MNC Sekuritas untuk perdagangan hari ini, Jumat (20/11/2020).

  • PGAS - Buy on Weakness (1,355)

Pada perdagangan kemarin (19/11), PGAS bergerak terkoreksi 0,7% ke level 1,355. Kami perkirakan saat ini PGAS sedang membentuk wave (iv) dari wave [c] dari wave B, sehingga PGAS masih berpotensi koreksi terlebih dahulu. Manfaatkan koreksi ini untuk melakukan buy on weakness.

Buy on Weakness: 1,290-1,335

Target Price: 1,465, 1,530

Stoploss: 1,220

  • HMSP - Buy on Weakness (1,560)

Kemarin (19/11), HMSP ditutup menguat cukup signifikan sebesar 5,1% ke level 1,560 dengan volume yang relatif besar. Saat ini posisi HMSP diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave 3 dari wave (C), hal ini akan terkonfirmasi bila HMSP menembus 1,580.

Buy on Weakness: 1,520-1,560

Target Price: 1,600, 1,725

Stoploss: below 1,470

  • UNTR - Buy on Weakness (21,500)

UNTR kemarin (19/11) ditutup menguat 2,4% ke level 21,500 diiringi dengan volume yang cukup besar. Kami perkirakan saat ini UNTR sedang membentuk awal dari wave 3, sehingga UNTR masih berpeluang melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 21,250-21,450

Target Price: 23,000, 25,000

Stoploss: below 20,550

  • WSBP - Sell on Strength (204)

WSBP ditutup menguat 4,1% ke level 204 pada perdagangan kemarin (19/11). Kami perkirakan saat ini posisi WSBP sudah berada di akhir wave [iii] dari wave 3 dari wave (C). Hal tersebut berarti, WSBP rentan koreksi dahulu untuk membentuk wave [iv] ke area 186-194. Manfaatkan koreksi tersebut untuk melakukan buyback.

Sell on Strength: 206-214

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG rekomendasi saham prediksi ihsg
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top