Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pasar Tunggu Hasil RDG Bank Indonesia, IHSG Bergerak Labil

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berfluktuatif di awal perdagangan hari ini, Kamis (19/11/2020). Saham-saham perbankan melemah menjelang pengumuman hasil rapat dewan gubernur Bank Indonesia.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 19 November 2020  |  09:16 WIB
Karyawan berada di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (12/11/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha
Karyawan berada di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (12/11/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berfluktuatif menjelang pengumuman hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) hari ini, Kamis (19/11/2020). Saham-saham perbankan memimpin pelemahan di awal perdagangan.

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG terpantau di level 5.553,06, turun 4,46 poin atau 0,08 persen pada pukul 09.05 WIB. Namun, berselang lima menit, IHSG berbalik menguat 3,7 poin atau 0,06 persen ke posisi 5.561,40

Saham PT Bank Central Asia Tbk, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. kompak melemah dan menekan indeks. Saham BBCA turun 0,76 persen, disusul saham BMRI dan BBRI masing-masing 1,57 persen dan 0,74 persen.

Sementara itu, saham-saham rokok berhasil menguat di awal perdagangan dan menahan koreksi indeks lebih dalam. Saham PT Gudang Garam Tbk naik 1,40 persen, disusun saham PT HM Sampoerna Tbk. sebesar 0,34 persen.

Nilai transaksi pada awal perdagangan hari ini mencapai Rp444,758 miliar, dengan nilai jual bersih asing sebesar Rp21,61 miliar. Saham BBCAmembukukan nilai transaksi terbesar sejauh ini sebesar Rp82,3 miliar, menyusul BBRI sebesar Rp72,11 miliar.

Saham BBCA juga paling banyak diburu oleh asing dengan nilai beli bersih asing mencapai Rp13,02 miliar, sementara asing paling banyak membuang saham BNRI dengan catatan jual bersih asing sebanyak Rp14,43 miliar.

Berikutnya, PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) dan PT Alfa Energi Investama Tbk (FIRE) mencatatkan kenaikan dengan persentase tertinggi di antara semua anggota di indeks acuan masing-masing 8,47 persen dan 6,45 persen.

Sebagaimana diketahui, hari ini BI akan mengumumkan hasil rapat dewan gubernur.   Direktur Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan Bank Indonesia diperkirakan bakal mempertahankan tingkat suku bunga acuan pada hari ini. Hal itu, lanjut William mencerminkan kondisi perekonomian yang masih stabil. 

“Hal ini tentunya akan memberikan sentimen positif terhadap pergerakan IHSG hingga beberapa waktu mendatang,” ujarnya dalam laporan riset harian, Kamis (19/11/2020).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG bank indonesia rekomendasi saham
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top