Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pertumbuhan Cuan Pengelola Alfamart (AMRT) Didorong Jumlah Gerai

Direktur dan Sekretaris Perusahaan Sumber Alfaria Trijaya Tomin Widian menjelaskan total gerai perseroan dan entitas anak pada kuartal ketiga tahun 2020 tumbuh menjadi 17.129 gerai, yang terdiri dari 15.102 gerai perseroan dan 2.027 gerai entitas anak.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 18 November 2020  |  19:14 WIB
Gerai  Alfamart - JIBI/Endang Muchtar
Gerai Alfamart - JIBI/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten ritel PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (AMRT) menyatakan pertumbuhan pendapatan hingga sembilan bulan pertama pada 2020 didorong oleh pertambahan pendapatan gerai perseroan dan entitas anak.

Direktur dan Sekretaris Perusahaan Sumber Alfaria Trijaya Tomin Widian menjelaskan total gerai perseroan dan entitas anak pada kuartal ketiga tahun 2020 tumbuh menjadi 17.129 gerai, yang terdiri dari 15.102 gerai perseroan dan 2.027 gerai entitas anak.

Dalam rinciannya, sebanyak 32 persen gerai perseroan dan entitas anak tersebar di Jabodetabek, 37 persen tersebar di wilayah Jawa non Jabodetabek, dan 31 persen lainnya berada di luar Pulau Jawa.

“Sebagai upaya memperkuat pertumbuhan jaringan gerai, perseroan dan entitas anak juga meningkatkan layanan gudang melalui perbaikan proses bisnis dan layout gudang,” ungkap Tomin dikutip dari rilis pers yang diterima Bisnis, Rabu (18/11/2020).

Adapun, disebutkannya bahwa hingga 2020, perseroan mengelola 32 gudang dan entitas anak mengelola 12 gudang.

Emiten pengelola jaringan minimarket mulai dari Alfamart, Alfamidi hingga Lawson tersebut menyatakan akan tetap fokus untuk memperbaiki kinerja gerai waralaba dengan selektif dalam pembukaan gerai dan melakukan review keseluruhan kinerja gerai.

Pertumbuhan gerai di 2020 ini telah sejalan dengan kebijakan manajemen untuk semakin selektif dalam pembukaan gerai, serta fokus memperbaiki kinerja gerai waralaba dan meningkatkan layanan bagi terwaralaba.

Selain itu, AMRT juga mengembangkan konsep baru minimarket pada 2020 dengan nama Alfaexpress dan Alfa X.

Alfaexpress mengusung konsep convenience store dengan tampilan yang lebih modern dan menyediakan produk citarasa lokal di lokasi-lokasi yang spesifik seperti stasiun, rest area, bandara, pelabuhan, MRT, perkantoran dan rumah sakit.

Sedangkan Alfa X mengusung konsep experience something new, connect and unites various people, collaborate to bring new ideas yang berada di sekitar universitas.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan per September 2020, emiten berkode saham AMRT tersebut mencatatkan kenaikan pendapatan 4,17 persen secara year on year menjadi Rp56,37 triliun.

Namun, di sisi lain, pendapatan perseroan khusus pada kuartal ketiga ini menurun 2,49 persen secara kuartalan menjadi hanya Rp18,28 triliun. Pendapatan AMRT memang dalam tren melandai sejak awal tahun ini.

Dengan demikian, laba bersih AMRT terkoreksi tipis 1,85 persen secara tahunan menjadi Rp638,4 miliar hingga sembilan bulan pertama tahun 2020 karena tingginya beban pokok pendapatan, beban penjualan dan distribusi, hingga beban umum dan administrasi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ritel gerai alfamart sumber alfaria trijaya
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top