Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pasar Dilanda Kekhawatiran Vaksin, Wall Street Berbalik Lesu

Indeks S&P 500 ditutup melemah 0,14 persen atau 4,97 poin ke level 3.545,53, sedangkan indeks Nasdaq Composite melemah 1,37 persen ke level 11.553,86.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 11 November 2020  |  04:51 WIB
Wall Street. - Bloomberg
Wall Street. - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA – Bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup variatif pada perdagangan Selasa (10/11/2020), menyusul spekulasi bahwa reli bulan ini telah melampaui prospek rebound ekonomi di tengah kebangkitan kasus virus corona di seluruh dunia.

Berdasarkan data Bloomberg, indeks S&P 500 ditutup melemah 0,14 persen atau 4,97 poin ke level 3.545,53, sedangkan indeks Nasdaq Composite melemah 1,37 persen ke level 11.553,86.

Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average menguat 0,9 persen atau 262,95 poin ke level 29.420,92.

Sektor teknologi tertekan dan menyeret indeks Nasdaq ke zona merah. Saham Amazon.com Inc. merosot setelah raksasa ritel online ini menghadapi tuntutan dari Uni Eropa.

Adapun, Boeing Co. mengerek indeks Dow Jones di tengah berita bahwa regulator AS dapat mencabut larangan terbang 737 Max pekan depan. Sementara itu, Eli Lilly & Co. menguat saat AS memberikan ijin penggunaan antibodi untuk penggunaan darurat.

Setelah semua antusiasme yang mengangkat saham global pada hari Senin dan menekan aset safe haven, sejumlah analis mengatakan langkah tersebut mungkin sudah terlalu jauh karena pertanyaan sulit tetap tidak terjawab.

Vaksin virus corona masih perlu melampaui sejumlah uji coba yang harus diselesaikan, sedangkan kekhawatiran terhadap stimulus fiskal AS, transisi kekuasaan ke Presiden terpilih Joe Biden, dan melonjaknya kasus virus meningkatkan kekhawatiran investor.

"Masih ada ketidakpastian yang luar biasa di luar sana, dan sementara ekuitas mungkin terus menanjak ke dinding kekhawatiran, pasar saham masih tunduk pada aturan gravitasi," kata direktur pelaksana Boyar Value Group, Jonathan Boyar

Sementara itu, China meluncurkan peraturan untuk membasmi praktik monopoli di industri internet, berusaha untuk membatasi pengaruh yang tumbuh dari perusahaan seperti Alibaba dan Tencent Holdings Ltd. Aturan, yang mengirim kedua saham jatuh dan memicu aksi jual yang lebih luas di ekuitas.

Ini adalah beberapa pergerakan utama di pasar:
Saham
S&P 500 turun 0,1% pada pukul 4 sore. Waktu New York.
Indeks Stoxx Europe 600 meningkat 0,9%.
Indeks MSCI Asia Pasifik sedikit berubah.

Mata Uang
Indeks Spot Dolar Bloomberg sedikit berubah.
Euro sedikit berubah pada 1,1809 per dolar AS
Yen Jepang menguat 0,1% menjadi 105,30 per dolar.

Komoditas
Indeks Komoditas Bloomberg melonjak 1,7%.
Minyak mentah West Texas Intermediate naik 2,7% menjadi $ 41,39 per barel.
Emas menguat 0,5% menjadi $ 1.873,05 per ounce.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa as bursa global Pilpres AS 2020

Sumber : bloomberg

Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top