Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mantap! Kinerja Kuartal III/2020 XL Axiata (EXCL) Moncer

EXCL membukukan pendapatan layanan (service revenue) sebesar Rp 18,3 triliun atau meningkat 8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year on year).
Dhiany Nadya Utami
Dhiany Nadya Utami - Bisnis.com 05 November 2020  |  11:16 WIB
Karyawan beraktivitas di kantor XL Axiata. Bisnis - Arief Hermawan P
Karyawan beraktivitas di kantor XL Axiata. Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA — PT XL Axiata Tbk. mencetak kinerja moncer sepanjang periode sembilan bulan pertama 2020. 

Berdasarkan publikasi perseroan, emiten bersandi EXCL ini berhasil membukukan pendapatan layanan (service revenue) sebesar Rp 18,3 triliun atau meningkat 8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year on year).

Adapun, jika diakumulasikan dengan pendapatan keseluruhan, total pendapatan EXCL sepanjang tahun berjalan hingga 30 September 2020 adalah Rp19,66 T, naik 5 persen secara yoy dari sebelumnya Rp18,73 T. 

Secara lebih rinci, pendapatan dari layanan data juga terus tumbuh 12 persen yoy, sekaligus meningkatkan kontribusinya terhadap total pendapatan layanan (service revenue) perusahaan menjadi sebesar 92 persen.

Pun, perseroan mencetak EBITDA sebesar Rp 9,9 triliun, meningkat 34 persen yoy, dengan laba bersih setelah pajak pada sembilan bulan ini tercatat Rp 2,1 triliun.

Secara kuartalan, pada periode kuartal ketiga 2020 ini, EBITDA juga berhasil tumbuh 3 persen lebih tinggi dari kuartal sebelumnya (quarter-on-quarter) dan laba bersih setelah pajak mencapai sebesar Rp 331 miliar.

Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas pemilik EXCL juga tercatat naik signifikan, dari Rp498 miliar per akhir Q3/2019 menjadi Rp2,07 triliun per akhir Q3/2020 atau tumbuh 316,32 persen.

Di sisi lain, beban usaha di sembilan bulan tahun 2020 menurun 14 persen yoy. Perseroan menyatakan penurunan tersebut terjadi karena beberapa faktor, salah satunya beban biaya infrastruktur yang lebih rendah yakni turun28 persen yoy sebagai dampak dari adopsi IFRS 16.

Selain itu, biaya interkoneksi dan biaya langsung lainnya juga turun 24 persen yoy, terutama karena interkoneksi yang lebih rendah sebagai dampak dari penurunan trafik penggunaan layanan voice.

Selanjutnya, faktor biaya pemasaran yang turun 6 persen pada periode yang sama setelah lebih banyak penggunaan pemasaran via saluran digital.

Dari sisi operasional, trafik data EXCL sepanjang sembilan bulan pertama 2020 meningkat 47 persen yoy dari 2.386 Petabyte menjadi 3.496 Petabyte. Sementara itu jika dihitung per kuartal, pada kuartal ketiga 2020 ini, trafik data meningkat 4 persen (qoq).

“Peningkatan trafik tidak terlepas dari bertambahnya jumlah total pelanggan, yaitu menjadi 56,9 juta, meningkat dari kuartal sebelumnya sebanyak 55,7 juta,” tulis perseroan.

Tingkat penetrasi smartphone pelanggan meningkat tipis dari 87 persen di kuartal sebelumnya menjadi 88 persen. Di sisi lain, rerata pendapatan per pelanggan atau ARPU campuran meningkat dari sebelumnya Rp. 34.000 menjadi Rp. 36.000 di periode yang sama tahun ini.

Dari sisi kondisi finansial, neraca perusahaan tetap sehat dengan saldo kas yang lebih tinggi setelah mendapat tambahan dari hasil penjualan menara. Free Cash Flow (FCF) juga ada pada tingkat yang sehat, yaitu sebesar Rp 4,8 triliun atau meningkat hingga 162 persem yoy.

Perseroan juga saat ini tidak memiliki pinjaman dalam denominasi US Dollar, 59 persen di antaranya berbunga floating dan masa jatuh tempo yang tidak bersamaan

Presiden Direktur & CEO XL Axiata Dian Siswarini mengatakan pandemi Covid-19 berdampak pada daya beli masyarakat, dan itu juga sangat dirasakan oleh semua operator. Namun, turunnya daya beli masyarakat ini ternyata tidak menurunkan intensitas kompetisi di industri.

Dian menuturkan, di tengah pandemi semua operator justru berlomba menawarkan berbagai produk, yang selain disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat untuk tetap tetap produktif dan akses ke hiburan, juga disesuaikan dengan kemampuan beli masyarakat.

“Kita bisa lihat produk-produk dengan harga yang lebih terjangkau atau bonus yang lebih banyak. Karena itu kami berupaya keras untuk bisa mempertahankan kinerja dengan mendorong penjualan dan di saat yang sama melakukan efisiensi di hampir semua lini bisnis. Hasilnya, kami masih mampu meraih pertumbuhan di periode sembilan bulan tahun ini,” tutur Dian dalam publikasi yang dikutip Bisnis, Kamis (5/11/2020)

Sepanjang periode sembilan bulan pertama tahun ini, perseroan mengenalkan beberapa penawaran baru, yaitu Fitur XTRA UNLIMITED TURBO dan Unlimited 1 jam untuk pelanggan layanan prabayar XL, dan paket Edu-Pack untuk pelanggan AXIS, juga myPRIO x unlimited untuk pelanggan pascabayar Prioritas

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

xl axiata Kinerja Emiten excl
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top