Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Catat! Bursa Perpanjang Tenggat Laporan Keuangan Emiten

Perpanjangan tenggat penyampaian laporan keuangan mencakup laporan keuangan tahunan, laporan tahunan, laporan keuangan tengah tahunan, dan laporan keuangan triwulanan.
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 16 Oktober 2020  |  10:35 WIB
Pengunjung menggunakan ponsel di dekat papan elektronik yang menampilkan perdagangan harga saham di BEI, Jakarta, Selasa (11/6/2019). - Bisnis/Dedi Gunawan
Pengunjung menggunakan ponsel di dekat papan elektronik yang menampilkan perdagangan harga saham di BEI, Jakarta, Selasa (11/6/2019). - Bisnis/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memperpanjang masa tenggat penyampaian laporan keuangan emiten sebagai bentuk relaksasi terhadap perusahaan tercatat. 

Sekretaris BEI Yulianto Aji Sadono mengatakan relaksasi dituangkan dalam Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia Nomor: Kep-00089/BEI/10-2020 tanggal 15 Oktober 2020 

Dia menerangkan, relaksasi penyampaian laporan keuangan mencakup laporan keuangan tahunan, laporan tahunan, laporan keuangan tengah tahunan, dan laporan keuangan triwulanan.

Tenggat penyampaian laporan keuangan tahunan, laporan tahunan, dan laporan keuangan triwulan I, BEI memberikan perpanjangan selama 2 bulan dari batas waktu yang diatur dalam Peraturan Bursa.

Sementara itu, tenggat penyampaian laporan keuangan tengah tahunan dan laporan keuangan triwulanan diperpanjang selama satu bulan. 

“Sehubungan dengan perpanjangan batas waktu sebagaimana dimaksud, maka BEI menyesuaikan pengenaan notasi khusus “L” bagi Perusahaan Tercatat,” ujar Yulianto melalui keterangan resmi yang dikutip Bisnis, Jumat (16/10/2020).

Data BEI per hari ini, Jumat (16/10/2020) menunjukkan, ada 24 emiten yang mendapat notasi khusus ‘L’ alias belum menyampaikan laporan keuangan. Total ada 64 emiten yang masih mendapat notasi khusus dengan berbagai sebab.

Sejalan dengan relaksasi perpanjangan tenggat, BEI juga tidak mengenakan sanksi bagi emiten dan penerbit surat utang yang menyampaikan laporan keuangan tengah tahunan dalam jangka waktu relaksasi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa efek indonesia emiten laporan keuangan
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top