Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Live

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, 16 Oktober 2020

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup super tipis pada perdagangan hari ini, Jumat (16/10/2020).
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 16 Oktober 2020  |  15:07 WIB
Karyawan beraktivitas di galeri PT Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Selasa (6/10/2020). Bisnis - Arief Hermawan P
Karyawan beraktivitas di galeri PT Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Selasa (6/10/2020). Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 1,74 poin atau 0,03 persen ke level5.103,41 pada perdagangan hari ini, Jumat (16/10/2020).

IHSG sempat dibuka menguat namun berbalik melemah dalam satu jam perdagangan di sesi pertama. Berdasarkan data Bloomberg IHSG ditutup melemah 32,62 poin atau 0,64 persen ke level 5.072,52 di akhir sesi pertama.

Sepanjang sesi pertama IHSG bergerak di rentang 5.067,58 hingga 5.115,55. Sebanyak 159 saham menguat, 225 saham melemah, dan 158 saham stagnan hingga akhir sesi pertama.

Di awal perdagangan, penguatan indeks dipimpin oleh saham PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk. yang menguat 2,27 persen ke posisi 2.700. Kemudian disusul saham PT Merdeka Copper Gold Tbk. dan PT Tower Bersama Infrastructure Tbk. masing-masing 1,66 persen dan 1,75 persen.

Hingga pukul 11.06 WIB, indeks terpantau masih di zona merah dengan pelemahan 32 poin atau 0,63 persen ke level 5.074,28. Sebanyak 9 sektor melemah dan sektor properti yang masih mencetak penguatan. 

Sementara itu, tiga saham entitas anak badan usaha milik negara (BUMN) kompak melesat. saham BUMN family yang kompak melesat adalah PT PP Presisi Tbk, PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk., dan PT Waskita Beton Precast. 

Saham PPRE naik 21,43 persen, disusul saham WEGE sebesar 6,18 persen dan saham WSBP 5,03 persen.

Di awal sesi kedua IHSG masih tertekan hingga menjelang akhir perdagangan. Koreksi terus menipis sampai menjelang menit-menit terakhir perdagangan sebelumnya akhirnya ditutup melemah 0,03 persen.

Sebanyak 179 saham menguat, 28 saham melemah, dan 166 saham stagnan pada penutupan perdagangan hari ini.

Sebelumnya kalangan analis memperkirakan IHSG diperkirakan bakal kembali mengalami konsolidasi.

Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup melemah 1,37 persen ke level 5.105,150. Koreksi itu sekaligus menghentikan reli delapan hari beruntun.

Direktur Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya sebeumnya memperkirakan IHSG akan bergerak di rentang 4.889 hingga 5.188 pada perdagangan hari ini. Indeks, lanjutnya  melalui rentang konsolidasi wajar pasca mengalami kenaikan pada beberapa waktu sebelumnya.

 “Jika terjadi koreksi wajar para investor masih dapat melakukan akumulasi pembelian dengan target jangka pendek, hari ini IHSG berpotensi terkonsolidasi,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (15/10/2020).

Pada perdagangan hari ini, Indosurya Sekuritas memberikan rekomendasi saham untuk tujuh emiten. Ketujuh emiten itu yakni ASRI, AKRA, SMCB, UNVR, BBRI,  ROTI, TBIG.

Sementara itu, Binaartha Sekuritas memperkirakan IHSG bakal terkoreksi pada perdagangan hari ini, Jumat (16/10/2020).

Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta Utama memperkirakan level support maupun resistance IHSG akan berada pada 5023.89 hingga 5187.28. Kemarin, IHSG ditutup terkoreksi signifikan 1.37 persen ke level 5.105,15.

Dia menuturkan berdasarkan indikator teknikal, stochastic telah membentuk pola dead cross di area overbought. Di sisi lain, terlihat beberapa pola evening star candlestick pattern. 

"Hal ini mengindikasikan adanya potensi koreksi lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke support terdekat," jelas Nafan dalam laporan riset harian, Jumat (16/10/2020).

Pada perdagangan hari ini, Binaartha Sekuritas memberikan rekomendasi saham tujuh emiten, yaitu  BSDE, CPIN, INKP, HEAL, ISAT, JSMR, LPCK

15:03 WIB

Pukul 15.00 WIB : IHSG Ditutup Melemah Super Tipis

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 1,74 poin atau 0,03 persen ke level5.103,41. IHSG sempat dibuka menguat namun berbalik melemah dalam satu jam perdagangan di sesi pertama. Indeks masih melemah di awal sesi kedua dan bertahan hingga penutupan berakhir.

14:35 WIB

Pukul 14.35 WIB : Jelang Penutupan, IHSG Masih Tertekan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih terpantau melemah 20,28 poin atau 0,40 persen ke level 5.084,86 jelang penutupan perdagangan hari ini. 

13:42 WIB

Pukul 13.42 WIB : Awal Sesi II, IHSG Masih di Zona Merah

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berada di zona merah pada awal sesi kedua. IHSG terpantau melemah 25,92 poin atau 0,50 persen ke level 5.078,20.

11:30 WIB

Pukul 11.30 WIB : Akhir Sesi I, IHSG Ditutup

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 32,62 poin atau 0,64 persen ke level 5.072,52 di akhir sesi pertama. IHSG sempat menguat setelah dibuka di level 5.111,43. Sepanjang sesi pertama IHSG bergerak di rentang 5.067,58 hingga 5.115,55. Sebanyak 159 saham menguat, 225 saham melemah, dan 158 saham stagnan hingga akhir sesi pertama.

11:06 WIB

Pukul 11.06 WIB : Jelang Akhir Sesi I, IHSG Masih di Zona Merah

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau masih di zona merah dengan pelemahan 32 poin atau 0,63 persen ke level 5.074,28 menjelang 30 menit penutupan sesi pertama.

10:00 WIB

Pukul 10.00 WIB : Koreks IHSG Makin Dalam

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) makin terjerumus dengan koreksi 0,18 persen ke elvel 5.096,02

09:21 WIB

Pukul 09.21 WIB : IHSG Berbalik Melemah

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik melemah dengan koreksi 2,6 poin atau 0,06 persen.

08:59 WIB

Pukul 09.00 WIB : IHSG Dibuka Menguat Tipis

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 0,15 persen ke level 5.112,18

08:54 WIB

Pukul 08.55 WIB : Sesi Prapembukaan, IHSG Naik Tipis

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka 6,28 poin atau 0,12 persen ke level 5.111,43 pada sesi prapembukaan. Sesi ini hanya diikuti anggota indeks LQ45.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG rekomendasi saham
Editor : Rivki Maulana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top