Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Indeks Bisnis-27 Merona Tertekan Saham Big Caps

Indeks Bisnis-27 turun 0,34 persen menjadi 452,77 pada Kamis (15/10/2020) pukul 09.13 WIB. Sebanyak 3 saham menguat, 3 saham stagnan, dan 21 saham melemah.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 15 Oktober 2020  |  09:25 WIB
IGD RS Mitra Keluarga Kalideres - mitrakeluarga.com
IGD RS Mitra Keluarga Kalideres - mitrakeluarga.com

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks Bisnis-27 tertekan pada awal perdagangan hari ini, Kamis (15/10/2020).

Mengutip Bloomberg, indeks Bisnis-27 turun 0,34 persen menjadi 452,77 pada Kamis (15/10/2020) pukul 09.13 WIB. Sebanyak 3 saham menguat, 3 saham stagnan, dan 21 saham melemah.

Saham PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk. (MIKA) menguat 2,27 persen menjadi Rp2.700 per saham. Selanjutnya saham PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk. (INTP) naik 0,65 persen menjadi Rp11.575 per saham.

Di sisi lain, saham PT United Tractors Tbk. turun 1,45 persen menjadi Rp22.150 per saham. Saham PT XL Axiata Tbk. (EXCL) juga melemah 1,36 persen menjadi Rp2.180 per saham.

Pada saat bersamaan, IHSG terkoreksi 0,07 persen menjadi 5.172 pada Kamis (15/10/2020) pukul 09.04 WIB.

Head of Research Lanjar Nafi mengatakan secara teknikal IHSG bergerak menguat lebih dekat pada resistance Moving Average 200 setelah berhasil break out resistance pivot fibonacci ratio.

Indikator Stochastic yang bergerak jenuh akan menjadi penahan lajut pergerakan IHSG selajutnya. Indikator MACD memiliki pergerakan yang masih cenderung positif dimana MACD line dan signal line memiliki span positif mengarah ke area overvalue dan Histogram yang memiliki akselerasi pergerakan yang kuat.

“Sehinga kami perkirakan IHSG bergerak menguat terbatas menguji resistance Moving Average 200 hari pada support resistance 5133-5198,” imbuhnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Indeks BEI indeks bisnis27
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top