Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Metropolitan Land (MTLA) Perkuat Digital Marketing untuk Genjot Prapenjualan

Direktur Keuangan dan Sekretaris Perusahaan Metropolitan Land Olivia Surodjo menyampaikan bahwa realisasi marketing sales pada kuartal III/2020 relatif sama seperti kuartal dengan kecenderungan lebih baik.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 05 Oktober 2020  |  21:31 WIB
Metland Transyogi, salah satu proyek besutan PT Metropolitan Land Tbk. - metlandtransyogi.com
Metland Transyogi, salah satu proyek besutan PT Metropolitan Land Tbk. - metlandtransyogi.com

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten properti PT Metropolitan Land Tbk. akan memperkuat stretagi penjualan digital (digital marketing) untuk mengejar target prapenjualan senilai Rp1,2 triliun. 

Direktur Keuangan dan Sekretaris Perusahaan Metropolitan Land Olivia Surodjo menyampaikan bahwa realisasi prapenjualan atau marketing sales pada kuartal III/2020 relatif sama seperti kuartal dengan kecenderungan lebih baik.

“Memang lebih baik ketimbang waktu PSBB tapi belum ada peningkatan signifikan. Per Agustus [realisasi prapenjualan] Rp715 miliar,” kata Olivia kepada Bisnis, Senin (5/10/2020).

Dengan realisasi marketing sales tersebut, emiten bersandi saham MTLA ini telah mencapai 59,58 persen dari target yang ditetapkan.

Mengenai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 138/PMK.05/2020 tentang subsidi bunga kepada debitur KPR yang menginginkan rumah maksimal tipe 70  meter persegi, Olivia melihat hal itu tidak akan terlalu mendorong penjualan properti pada akhir tahun ini.

Pasalnya, PMK 138 tersebut hanya berlaku bagi KPR yang sudah berjalan dan bukan untuk pengajuan KPR baru

“Hasil diskusi dengan bank rekanan kami, subsidi itu berlaku hanya untuk existing nasabah KPR mereka dan bukan untuk yang pengajuan baru,” imbuh Olivia.

Berdasarkan laporan keuangan per semester I/2020, MTLA mencatatkan laba bersih yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk senilai Rp88,29 miliar, lebih rendah 58,05 persen dibandingkan dengan pencapaian pada semester I/2019 senilai Rp210,47 miliar.

Kontraksi laba bersih sejalan dengan menurunnya pendapatan perseroan pada paruh pertama 2020 menjadi Rp390,25 miliar. Perolehan ini lebih rendah 34,74 persen dibandingkan perolehan pada periode yang sama tahun lalu senilai Rp598,04 miliar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

metropolitan land marketing sales
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top