Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Reksa Dana Bukukan Imbal Hasil Beragam pada Kuartal III/2020

Reksa dana saham dan reksa dana campuran membukukan imbal hasil negatif di akhir periode Juli—September 2020, sedangkan reksa dana pendapatan tetap dan reksa dana pasar uang berhasil mencetak return positif.
Dhiany Nadya Utami
Dhiany Nadya Utami - Bisnis.com 04 Oktober 2020  |  13:55 WIB
ILUSTRASI REKSA DANA. Bisnis - Himawan L Nugraha
ILUSTRASI REKSA DANA. Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA — Keempat jenis reksa dana menorehkan kinerja yang beragam sepanjang kuartal III tahun ini, terseret oleh volatilitas pasar yang terjadi jelang akhir kuartal.

Berdasarkan data Infovesta Utama, reksa dana saham dan reksa dana campuran membukukan imbal hasil negatif di akhir periode Juli—September 2020, sedangkan reksa dana pendapatan tetap dan reksa dana pasar uang berhasil mencetak return positif.

Reksa dana saham yang tergambar dalam Infovesta 90 Equity Fund Index membukukan kinerja -2,92 persen secara kuartalan dan reksa dana campuran yang terilustasi dalam Infovesta 90 Balanced Fund Index mencatat imbal hasil -1,16 persen.

Kinerja keduanya tertekan oleh indeks harga saham gabungan yang terkoreksi -0,72 persen dalam periode yang sama. Per 30 September 2020, IHSG kembali berada di bawah level 5.000 yakni 4.870.

Sebaliknya, RD pendapatan tetap yang tergambar dlaam Infovesta Fixed Income Fund Index menjadi yang paling moncer dengan imbal hasil 2,75 persen, diikuti oleh RD pasar uang yang tercermin dalam Infovesta 90 Money Market Fund Index dengan imbal hasil 1,14 persen.

Kinerja reksa dana terpantau memburuk di bulan terakhir di kuartal ketiga tahun ini yakni September. Padahal, pada dua bulan sebelumnya seluruh reksa dana terus mencetak imbal hasil positif.

Pada September reksa dana saham tercatat membukukan kinerja negatif paling dalam secara bulanan, yakni -7.03 persen, diikuti reksa dana campuran -1,16 persen. Keduanya sejalan dengan IHSG yang juga terkoreksi 7,03 persen.

Kinerja reksa dana pendapatan tetap juga tak bergitu bersinar dengan imbal hasil hanya 0,04 persen secara bulanan. Sementara reksa dana pasar uang tetap stabil dengan kinerja 0,36 persen month on month.

Sebagai perbandingan, bulan sebelumnya yaitu Agustus seluruh reksa dana tercatat memiliki imbal hasil positif. RD saham paling tinggi 1,39 persen, kemudian RD campuran 0,85 persen, RD pendapatan tetap 0,73 persen, dan RD pasar uang 0,40 persen.

Pun, pada Juli yang merupakan bulan pertama di kuartal III, kinerja reksa dana jauh lebih positif. Beruturut-turut RD saham 2,98 persen, RD campuran 2,43 persen, RD pendapatan tetap 1,97 persen, dan RD pasar uang 0,39 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

imbal hasil reksa dana
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top