Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Pembicaraan Stimulus Berlanjut, Bursa Eropa Dibuka Menghijau

Pada Kamis (1/10/2020), indeks Stoxx Europe 600 naik 0,6 persen hingga pukul 08.14 waktu London, Inggris.
Layar papan perdagangan di bursa Eropa/Bloomberg
Layar papan perdagangan di bursa Eropa/Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Bursa Eropa dibuka menguat seiring dengan munculnya titik terang stimulus fiskal dari Amerika Serikat.

Dilansir dari Bloomberg pada Kamis (1/10/2020), indeks Stoxx Europe 600 naik 0,6 persen hingga pukul 08.14 waktu London, Inggris. Saham-saham perusahaan kesehatan seperti Novartis AS menjadi motor utama kenaikan indeks saham di Benua Biru.

Pada perdagangan hari ini, pelaku pasar menanti rilis data purchasing managers index (PMI) manufaktur dari Jerman dan sejumlah negara Eropa lainnya.

"Bulan Oktober akan penuh dengan volatilitas karena pemilihan presiden di AS. Nilai dolar AS akan mengalami koreksi dan volatilitas ini akan berperan untuk mengerek naik nilai tukar, tetapi hal ini hanya bersifat sementara," jelas Mariann Montagne, Portfolio Manager Gradient Investments LLC.

Selain itu, investor juga terus memantau kelanjutan pembahasan paket stimulus fiskal di Amerika Serikat. Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin mengatakan belum ada kesepakatan mengenai bantuan stimulus untuk pandemi, namun pembicaraan akan terus berlanjut.

Mnuchin mengatakan, pembicaraan bersama dengan Ketua DPR AS dari Partai Demokrat Nancy Pelosi berjalan baik dan akan terus dilakukan. Meski demikian, Ketua DPR AS dari Partai Republikan, Mitch McConnell pesimistis dapat mencapai kesepakatan karena perbedaan dalam jumlah anggaran yang akan dikucurkan.

Partai Demokrat pada hari ini akan mengambil suara untuk mengesahkan rencana stimulus sebesar US$2,2 miliar yang kemungkinan tidak akan lolos dari lantai Senat AS. Di sisi Lain, Presiden AS, Donald Trump, telah menandatangani undang-undang anggaran pembiayaan sementara yang mencegah terjadinya shutdown di Negeri Paman Sam.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper