Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Seorang trader mengamati pergerakan saham di New York Stock Exchange (NYSE) di New York, AS, Kamis (12/3/2020). - Bloomberg/Michael Nagle
Premium

Hijaunya Bursa AS di Tengah Parade Kekacauan Debat Pilpres

01 Oktober 2020 | 13:39 WIB
Debat Pemilihan Presiden (Pilpres) AS antara Donald Trump dan Joe Biden yang tidak berjalan sesuai harapan publik ternyata tak berdampak negatif terhadap indeks-indeks utama negara itu. Mengapa bisa demikian?

Bisnis.com, JAKARTA – Sehari menjelang debat pertama Pemilihan Presiden AS yang digelar pada Selasa (29/9/2020) malam waktu setempat, muncul beragam kekhawatiran bahwa hasil silat lidah antara Donald Trump dan Joe Biden bakal menggulung posisi sebagian besar saham-saham yang diperdagangkan di Wall Street.

Namun, nyaris tak satupun dari prediksi tersebut menjadi kenyataan.

Pada akhir perdagangan Rabu (30/9) waktu setempat, posisi indeks-indeks AS justru mengalami penguatan. Tiga indeks utama yakni Dow Jones Industrial Average, S&P 500, dan Nasdaq Composite menutup kuartal III/2020 dengan berakhir di zona hijau.

Dow Jones naik 1,2 persen menjadi 27.781,05 dan S&P 500 naik 0,82 persen menjadi 3.362,69. Sementara itu, Nasdaq mengalami penguatan posisi 0,74 persen menjadi 11.167,51.

Kondisi tersebut kontras dengan pandangan umum terhadap debat Pemilihan Presiden (Pilpres) AS kemarin, yang dianggap tak sedikitpun menunjukkan secercah cahaya di ujung lorong.

New York Times menyebut penampilan Trump kacau balau dan Biden kerap menyampaikan pendapat yang dipenuhi inkonsistensi. Adapun BBC menilai debat pertama kemarin berjalan berantakan karena minim substansi.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top