Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Awal Oktober IHSG Kembali ke 4.900, Saham BULL Diborong Asing

Pada pukul 09.00 WIB, IHSG naik 0,83 persen atau 40,24 poin menjadi 4.910,28. Terpantau 138 saham menguat, 26 saham melemah, dan 86 saham stagnan.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 01 Oktober 2020  |  09:02 WIB
Pengunjung memotret papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (14/9/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Pengunjung memotret papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (14/9/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Kamis (1/10/2020).

Pada pukul 09.00 WIB, IHSG naik 0,83 persen atau 40,24 poin menjadi 4.910,28. Terpantau 138 saham menguat, 26 saham melemah, dan 86 saham stagnan.

Saham BULL kembali menjadi yang paling banyak dibeli investor asing dengan net buy Rp25,1 miliar.

Head of Research Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi menjelaskan bahwa IHSG bergerak kembali bearish mendekati area support sekitar 4.816. Indikator Stokastik bergerak bullish momentum setelah golden-cross dengan Indikator MACD yang undervalue dan histogram yang bergerak menuju area positif.

“Indikator MFI bullish reversal dengan indikator RSI yang mulai terlihat menjenuh sehingga secara teknikal IHSG berpotensi menguat setelah melakukan pengujian support resistance 4.816–4.970,” paparnya.

Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta Utama menjelaskan bahwa indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,19 persen ke level 4.870,04 pada Rabu (30/9/2020). Berdasarkan rasio fibonacci, support dan resistance memiliki kisaran level 4.778,71 hingga 4.975,54.

Nafan mengatakan MACD, Stokastik, dan RSI telah menunjukkan sinyal negatif berdasarkan indikator. Di sisi lain, terlihat pola three black crows candlestick patter.

“Mengindikasikan adanya potensi pelemahan lanjutan pada pergerakan IHSG,” tulisnya dalam riset yang dikutip, Kamis (1/10/2020).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG saham Indeks BEI
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top