Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

IHSG Sesi I Melemah, Saham Big Caps Dijual Asing

IHSG terkoreksi 0,58 persen atau 28,53 poin menjadi 4.850,57 hingga pukul 11:30 WIB atau akhir sesi I.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 30 September 2020  |  11:37 WIB
Pengunjung berjalan di dekat papan elektronik yang menampilkan perdagangan harga saham di kantor PT Bursa Efek Indonesia (BEI)  di Jakarta, Jumat (25/9/2020). Bisnis - Dedi Gunawan
Pengunjung berjalan di dekat papan elektronik yang menampilkan perdagangan harga saham di kantor PT Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Jumat (25/9/2020). Bisnis - Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA— Indeks harga saham gabungan melemah pada sesi perdagangan I, Rabu (30/9/2020).

Indeks harga saham gabungan (IHSG) merangkak zona hijau pada sesi pembukaan Rabu (30/9/2020). Indeks mencoba naik hingga menyentuh level resistance 4.903,864 pada awal perdagangan.

Kendati demikian, pergerakan berbalik ke zona merah. IHSG terkoreksi 0,58 persen atau 28,53 poin menjadi 4.850,57 hingga pukul 11:30 WIB atau akhir sesi I.

Sebanyak 150 saham menguat, 232 terkoreksi, dan 141 stagnan. Investor asing kembali menekan dengan aksi jual Rp373,67 miliar.

Sejumlah saham yang paling panyak dilego investor asing berasal dari jajaran big caps, seperti TLKM dengan net foreign sell Rp136,5 miliar, BMRI Rp95,9 miliar, BBRI Rp52,5 miliar, BBCA Rp23,7 miliar, dan ASII Rp17,9 miliar.

Saham TLKM turun -3,42 persen, BMRI -3,05 persen, BBRI -0,99 persen, BBCA -0,91 persen, dan ASII -2,41 persen.

Kepala Riset MNC Sekuritas Edwin Sebayang mengatakan bursa Amerika Serikat tertekan akibat aksi penantian debat calon presiden serta kembali meningkatnya angka positif harian.

Catatan kinerja Wall Street menurutnya berpotensi menjadi sentimen negatif bagi IHSG sesi terakhir September 2020.

Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper Jordan memprediksi IHSG melemah hari ini. Secara teknikal, indeks masih bergerak pada tren bearish jangka menengah yang cukup kuat.

“Pergerakan masih akan dibayangi kecemasan kasus Covid-19 secara harian yang semakin tinggi di dalam negeri. Investor akan mencermati perkembangan terkait Brexit dan debat presiden Amerika Serikat,” paparnya.

Artha Sekuritas memprediksi IHSG akan bergerak dengan level resistance pertama 4.987 dan resistance kedua 4.933 serta support pertama 4.842 dan support kedua 4.805.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG saham big caps
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top