Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Garuda Maintenance (GMFI) Dapat Pelanggan Internasional Baru

GMFI mendatangkan Alitalia dari Italia, Fiji Airways dari Fiji, US-Bangla Airlines dari Bangladesh, dan EA Airways dari Kenya.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 28 September 2020  |  16:27 WIB
Teknisi beraktivitas di dekat pesawat Boeing 737 Max 8 milik Garuda Indonesia, di Garuda Maintenance Facility AeroAsia, bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (13/3/2019). - Reuters/Willy Kurniawan
Teknisi beraktivitas di dekat pesawat Boeing 737 Max 8 milik Garuda Indonesia, di Garuda Maintenance Facility AeroAsia, bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (13/3/2019). - Reuters/Willy Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA — PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk. tetap melakukan pengembangan pasar internasional di tengah penyebaran pandemi Covid-19.

VP Corporate Secretary & Legal Garuda Maintenance Facility Aero Asia Rian Fajar Isnaeni mengklaim perseroan mendapatkan pelanggan baru dari internasional sepanjang semester I/2020. Emiten berkode saham GMFI itu menurutnya mendatangkan Alitalia dari Italia, Fiji Airways dari Fiji, US-Bangla Airlines dari Bangladesh, dan EA Airways dari Kenya.

“Komunikasi dengan customer juga terus dilakukan salah satunya mendorong maskapai agar menjadwalkan perawatan pesawat mereka pada periode low traffic,” ujarnya dalam paparan publik secara virtual, Senin (28/9/2020).

Rian mengatakan perseroan menerapkan strategi jangka pendek, menengah , dan panjang untuk mempertahankan keberlangsungan bisnis di tengah pandemi. Untuk jangka pendek, GMFI fokus kepada penggunaan likuiditas serta optimalisasi sumber daya perusahaan.

“Untuk jangka pendek, cash is king,” jelasnya.

Lebih lanjut, dia menuturkan langkah yang dilakukan untuk mengelola likuiditas yaki melakukan negosiasi dengan pelanggan terkait pricing dan term of payment. Proses penagihan juga dipercepat apabila proses pekerjaan selesai.

Selain itu, Rian menyebut GMFI menunda pengeluaran belanja modal atau capital expenditure (capex) untuk proyek pengembangan yang belum menjadi prioritas. Negosiasi dengan vendor dan kreditur juga dilakukan terkait restrukturisasi utang.

Dari sisi sumber daya manusia, lanjut dia, GMIF melakukan penundaan gaji sebesar 10 persen hingga 50 persen berdasarkan tingkat jabatan. Kebijakan itu untuk mengurangi beban keuangan perusahaan.

“Sebagai salah satu langkah untuk menyesuaikan biaya dengan penurunan pendapatan, GMFI melakukan penyesuaian kapaitas personel alih daya secara bertahap. Pada kuartal II/2020, telah dilakukan penyesauian personil alih daya hingga 99 persen sejalan dengan penurunan permintaan,” tuturnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Garuda Indonesia garuda maintenance facility
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top