Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Esok IHSG Diramal Menguat, Simak Rekomendasi Saham Binaartha Sekuritas

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak di antara rentang support dan resistance 4.975,54 hingga 5.097,14.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 20 September 2020  |  18:11 WIB
Pengunjung memotret papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (14/9/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Pengunjung memotret papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (14/9/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA – Binaartha Sekuritas memprediksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi menguat menuju resistance terdekat pada perdagangan awal pekan depan. 

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG berhasil ditutup menguat 0,41 persen pada level 5.059,22 pada Jumat (18/9/2020). Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta Utama mengatakan berdasarkan rasio fibonacci, support dan resistance indeks berada pada level 4.975,54 hingga 5.097,14.

Support adalah level yang membatasi penurunan harga lebih dalam. Sebaliknya, resistance adalah level yang membatasi kenaikan harga lebih lanjut. Berdasrakan beberapa indikator dalam analisis teknikal, IHSG diperkirakan mengalami penguatan pada perdagangan esok, Senin (21/9/2020).

“IHSG sehingga berpeluang menuju ke resistance terdekat,” ungkapnya dalam publikasi riset, Jumat (18/9/2020).

Adapun sejumlah rekomendasi saham dari Binaartha Sekuritas yang dapat menjadi pertimbangan investor antara lain sebagai berikut:

  • LPCK, Daily (800) (RoE: 7.42%; PER: 2.73x; EPS: 296.46; PBV: 0.20x; Beta: 2.33):

Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 790 – 800, dengan target harga secara bertahap di level 865, 905 dan 1080. Support: 730.

  • MIKA, Daily (2330) (RoE: 11.68%; PER: 56.81x; EPS: 40.66; PBV: 6.66x; Beta: 0.54):

Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 2280 – 2330, dengan target harga secara bertahap di level 2430, 2510, 2580 dan 2850. Support: 2180.

  • SMRA, Daily (570) (RoE: 0.22%; PER: 401.41x; EPS: 1.42; PBV: 0.88; Beta: 2.47):

Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 555 – 570 dengan target harga secara bertahap di level 615, 635, 655, 735 dan 845. Support: 540 & 515.

  • WEGE, Daily (171) (RoE: 8.84%; PER: 8.45x; EPS: 20.12; PBV: 0.74x; Beta: N/A):

Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 168 – 171, dengan target harga secara bertahap di level 179, 210, 240 dan 270. Support: 163 & 148.

  • WSBP, Daily (155) (RoE: 0.15%; PER: 387.50x; EPS: 0.40; PBV: 0.59x; Beta: 1.88):

Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish engulfing line candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 146 – 155, dengan target harga secara bertahap di level 162, 185, 208 and 232. Support: 138.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG rekomendasi saham
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top